Anggota Parlemen Malaysia Ribut di Hari Pertama Sidang, Ada Apa?

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 12:30 WIB
Malaysias members of parliament attend a session of the lower house of parliament in Kuala Lumpur, Malaysia, Monday, July 13, 2020. (AP Photo/Vincent Thian)
Ilustrasi -- Parlemen Malaysia (AP Photo/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Kekacauan mewarnai hari pertama sidang parlemen Malaysia, atau yang disebut Dewan Rakyat, setelah masa reses. Anggota parlemen dari koalisi Perikatan Nasional, yang kini berkuasa, dan dari Pakatan Harapan yang kini menjadi oposisi, saling berteriak usai komentar rasis dan seksis dilontarkan di ruang sidang.

Seperti dilansir The Star, Selasa (14/7/2020), kekacauan terjadi setelah seorang anggota parlemen wanita, Kasthuri Patto, mewakili wilayah Batu Kawan dari Partai Tindakan Demokratik menuduh anggota parlemen Abdul Azeez Abdul Rahim, yang mewakili wilayah Baling dari UMNO, melontarkan komentar soal warna kulitnya.

Kasthuri merupakan anggota koalisi Pakatan Harapan dan Abdul Azeez merupakan anggota koalisi Barisan Nasional yang kini bergabung dengan koalisi Perikatan Nasional.

Awalnya, Kasthuri melakukan interupsi dan mempertanyakan kepada Ketua Dewan Rakyat yang baru, Azhar Azizan Harun, soal mengapa tidak ada perwakilan wanita dalam Komisi Terpilih yang baru, yang diajukan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

"Saya meminta penjelasan soal mengapa tidak ada wanita dalam Komisi Terpilih. Di bawah Pakatan Harapan, Dr Wan Azizah merupakan anggota. Namun, di bawah Perikatan Nasional, tidak ada satupun (anggota wanita)," ucap Kashthuri dalam pertanyaannya kepada Azhar.

"Apakah tidak ada wanita yang mumpuni di Perikatan untuk menjadi bagian komisi ini?" tanyanya lagi.

Menanggapi hal itu, Abdul Azeez tiba-tiba berdiri dan mengatakan: "Tidak nampaklah, gelap."

Tonton video'Manuver Mahathir di Tengah Pandemi Corona':

Selanjutnya
Halaman
1 2