Kasus Corona di Kota Tulsa Melonjak Usai Acara Kampanye Trump

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 12:25 WIB
President Donald Trump speaks during a campaign rally at the BOK Center, Saturday, June 20, 2020, in Tulsa, Okla. (AP Photo/Evan Vucci)
Foto: Acara kampanye Donald Trump di Tulsa (AP/Evan Vucci)
Tusla -

Kampanye kontroversial Donald Trump dan acara-acara massal lainnya di kota Tulsa bulan lalu dianggap "lebih dari mungkin" berkontribusi pada lonjakan kasus lokal Corona. Hal ini disampaikan oleh pejabat kesehatan di negara bagian Oklahoma selatan AS.

Seperti dilansir AFP, Kamis (9/7/2020), wilayah Tulsa County telah mencetak rekor baru COVID-19 dalam jumlah kasus-kasus baru minggu ini, termasuk 266 kasus pada hari Rabu (8/7), setelah jumlah kasus turun selama dua minggu sebelumnya.

Ditanya apakah ledakan kasus baru ini disebabkan oleh kampanye Trump pada 20 Juni lalu, Direktur Departemen Kesehatan Tulsa, Bruce Dart mengatakan "sangat mungkin" bahwa "peristiwa penting dalam beberapa minggu terakhir" telah berkontribusi terhadap kenaikan kasus.

Ribuan pendukung Presiden AS itu menentang pandemi untuk menghadiri acara kampanye berapi-api bulan lalu, yang digembar-gemborkan sebagai kampanye besar yang diluncurkan kembali menjelang pemilihan Presiden November mendatang.

Meskipun kehadirannya jauh dari prediksi tim kampanye Trump, pertemuan di dalam ruangan itu menuai kritik karena kurangnya jarak sosial dan kegagalannya untuk menganjurkan pemakaian masker.

"Dua hari terakhir kami memiliki hampir 500 kasus, dan kami tahu kami memiliki beberapa peristiwa besar lebih dari dua minggu yang lalu," kata Dart.

Tonton juga 'Trump Sebut 99% Kasus Corona Tak Bahaya, Gedung Putih Membela':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2