International Updates

AS Mulai Proses Keluar WHO, Kim Jong-Un Diminta Ganti Rugi Tahanan Perang

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 18:07 WIB
Dirjen WHO Tedros Adhanom dan Presiden AS Donald Trump (sumber: kolase foto dari AP dan AFP)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Presiden AS Donald Trump (Sumber: AP dan AFP)
Jakarta -

Otoritas Amerika Serikat (AS) secara resmi memulai proses keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un diperintahkan pengadilan Korea Selatan (Korsel) untuk membayar ganti rugi masing-masing sebesar Rp 253 juta kepada dua tahanan perang.

Pemerintahan Presiden Donald Trump baru saja menyerahkan pemberitahuan resmi kepada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) soal penarikan diri dari WHO. Pemberitahuan itu dikirimkan kepada Sekjen PBB Antonio Guterres pada Senin (6/7) waktu setempat dan baru akan berlaku efektif dalam setahun ke depan.

Di bawah ketentuan penarikan diri, AS harus memenuhi kewajiban finansial kepada WHO sebelum semua prosesnya diselesaikan. AS yang merupakan penyumbang terbesar bagi WHO, diketahui membayar lebih dari US$ 450 juta per tahun. Saat ini, AS masih harus membayar kewajiban sebesar US$ 200 juta kepada WHO.

Sementara itu, sebuah pengadilan Korsel memerintahkan Kim Jong-Un untuk membayarkan kompensasi kepada dua mantan tahanan perang yang bertahun-tahun dijadikan pekerja paksa di Korut. Putusan lintas yurisdiksi semacam ini merupakan yang pertama dijatuhkan oleh Korsel.

Putusan semacam ini berpotensi menetapkan preseden hukum yang luas di Semenanjung Korea yang terbelah.

Berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (8/7/2020):

- Positif Corona, Presiden Brasil Minum Obat Malaria yang Belum Terbukti Ampuh

Presiden Brasil Jair Bolsonaro memposting video ke media sosial (medsos) yang menunjukkan dirinya mengonsumsi pil hydroxychloroquine atau obat antimalaria setelah mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Bolsonaro bersikeras dirinya 'sangat sehat' dan hanya mengalami gejala ringan.

Seperti dilansir Associated Press dan AFP, Rabu (8/7/2020), Bolsonaro baru saja mengonfirmasi dirinya positif Corona pada Selasa (7/7) waktu setempat, setelah menjalani tes karena mengalami gejala-gejalanya. Konfirmasi Bolsonaro terinfeksi Corona ini disampaikan setelah selama berbulan-bulan dia meremehkan kegawatan virus Corona meskipun total kasus dan jumlah kematian di Brasil bertambah dengan cepat.

Saat mengumumkan dirinya positif Corona dalam wawancara dengan televisi setempat dari kediamannya di Brasilia, Bolsonaro mengungkapkan dirinya kini mengonsumsi hydroxychloroquine dan azithromycin. Jika hydroxychloroquine dikenal sebagai obat antimalaria, azithromycin merupakan antibiotik yang bisa digunakan untuk merawat pneumonia.

- Catat 60 Ribu Kasus Sehari, Nyaris 3 Juta Orang Terinfeksi Corona di AS

Amerika Serikat (AS) kembali mencetak rekor baru untuk tambahan kasus virus Corona (COVID-19) harian di wilayahnya. Lebih dari 60 ribu kasus Corona dilaporkan dalam sehari di wilayah AS.

Seperti dilansir AFP, Rabu (8/7/2020), data penghitungan terbaru dari Johns Hopkins University (JHU) yang berbasis di Baltimore, AS, menunjukkan 60.209 kasus Corona tercatat di AS dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut mencetak rekor sebagai tambahan kasus harian tertinggi di AS sejauh ini.

Dengan tambahan tersebut, menurut JHU, total 2.991.351 kasus Corona kini terkonfirmasi di wilayah AS.

Selanjutnya
Halaman
1 2