Round-Up

Klaim Trump soal Corona Tak Berbahaya Dibela Gedung Putih Merujuk Fakta

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 20:16 WIB
President Donald Trump speaks at Mount Rushmore National Memorial, Friday, July 3, 2020, near Keystone, S.D. (AP Photo/Alex Brandon)
Foto: Presiden AS Donald Trump (AP/Photo/Alex Brandon)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa virus Corona tidak berbahaya. Klaim Trump ini dibela oleh Gedung Putih sebagai sesuatu yang merujuk pada fakta.

Klaim Trump yang memicu kontroversial ini disampaikan dalam acara peringatan kemerdekaan AS di Gedung Putih pada 4 Juli. Trump menyebut 99 persen virus Corona di antaranya tidak berbahaya.

"Sekarang kita telah melakukan tes, terhadap nyaris 40 juta orang. Dengan melakukan itu, kita menunjukkan hasil kasus-kasus -- 99 persen di antaranya sama sekali tidak berbahaya -- yang tidak bisa ditunjukkan oleh negara lain karena tidak ada negara lain yang memiliki kemampuan tes yang kita miliki. Bukan masalah jumlah atau masalah kualitas," ucap Trump saat itu.

Namun, Gedung Putih membela klaim tak berdasar yang disampaikan oleh Trump itu. Ditegaskan Gedung Putih bahwa komentar Trump itu merujuk pada angka kematian virus Corona yang relatif rendah.

"Apa yang Presiden tunjukkan.. adalah pernyataan faktual, pernyataan yang berakar pada sains dan pernyataan yang merujuk pada fakta bahwa kematian di negara ini sangat rendah," tegas Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, dalam konferensi pers seperti dilansir CNN, Selasa (7/7/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2