China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan, AS Prihatin

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 09:28 WIB
An aerial view of the Pentagon building in Washington, DC. (REUTERS/Jason Reed)
Read more at https://www.channelnewsasia.com/news/world/ricin-suspected-in-mail-sent-to-white-house-pentagon-10784742
Foto: Markas Pentagon (REUTERS/Jason Reed)
Washington DC -

Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon prihatin dengan aktivitas latihan militer China di sekitar kepulauan Laut China Selatan yang disengketakan. Pentagon menyebut manuver itu akan "semakin membuat tidak stabil".

Seperti dilansir dari AFP, Jumat (3/7/2020) Pentagon mengatakan China melakukan kegiatan latihan militer di sekitar Kepulauan Paracel.

"Departemen Pertahanan prihatin dengan keputusan Republik Rakyat China (RRC) untuk melakukan latihan militer di sekitar Kepulauan Paracel di Laut Cina Selatan pada 1-5 Juli," kata Pentagon dalam pernyataannya, Kamis (2/7).

Menurut Pentagon, kegiatan itu "semakin membuat situasi tidak stabil" di wilayah yang diklaim oleh China, Vietnam dan Taiwan.

Latihan semacam itu juga melanggar "komitmen China berdasarkan Deklarasi 2002 tentang Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan untuk menghindari kegiatan yang akan memperumit atau meningkatkan perselisihan dan mempengaruhi perdamaian dan stabilitas."

Deklarasi--yang ditandatangani oleh negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN)--mengatakan bahwa semua pihak akan "menghindari kegiatan yang akan memperumit atau meningkatkan perselisihan dan mempengaruhi perdamaian dan stabilitas."

Pentagon menambahkan, latihan itu "adalah yang terbaru dari serangkaian" aksi China "untuk menegaskan klaim maritim yang melanggar hukum dan merugikan tetangga-tetangga Asia Tenggara di Laut China Selatan."

Tonton video 'Trump Marah ke China Gegara Corona di AS Makin Menggila':

Selanjutnya
Halaman
1 2