Ledakan Bom Terjadi di Suriah Selatan, 9 Orang Tewas

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 01:58 WIB
Ilustrasi ledakan bom (dok detikcom)
Foto: Ilustrasi ledakan bom (dok detikcom)
Jakarta -

Ledakan bom terjadi di Suriah Selatan. Setidaknya 9 orang tewas akibat peristiwa ini.

Dilansir dari AFP, Mingg (21/6/2020), serangan di desa Kihel di provinsi selatan Daraa juga melukai 19 lainnya, beberapa dari mereka kritis, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Korban itu adalah anggota kelompok mantan pemberontak yang menyerah atas prakarsa rezim sekutu Rusia untuk membentuk bagian dari tentara, kata kepala Observatorium Rami Abdel Rahman.

Tidak ada klaim langsung atas pemboman itu, di sebuah provinsi yang menurut Observatorium yang berbasis di Inggris sering diguncang oleh serangan terhadap loyalis dan warga sipil yang bekerja untuk negara.

Pada awal Mei, orang-orang bersenjata tak dikenal menculik dan membunuh sembilan polisi dalam serangan yang jarang terjadi pada sebuah gedung pemerintah.

Pejuang rezim yang didukung Rusia merebut kembali Daraa dari pemberontak pada 2018, dalam pukulan simbolis terhadap pemberontakan anti-pemerintah yang lahir di sana pada 2011.

Lembaga-lembaga negara telah kembali tetapi tentara masih belum dikerahkan di seluruh provinsi, kata Observatory.

Banyak mantan pemberontak tetap tinggal bukannya dievakuasi di bawah kesepakatan yang ditengahi Moskow, baik bergabung dengan tentara atau tetap mengendalikan bagian-bagian provinsi.

Kelompok Negara Islam di masa lalu mengklaim serangan di daerah tersebut. Juni lalu, IS mengatakan menewaskan enam tentara di sebuah pos pemeriksaan.

Para jihadis kehilangan memo terakhir dari "kekhalifahan" teritorial mereka lebih dari setahun yang lalu, tetapi tetap bertahan di gurun Badia yang luas di Suriah.

Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang dan menggusur jutaan orang sejak dimulai dengan protes anti-pemerintah pada 2011.

(eva/eva)