Korut Ledakkan Kantor Penghubung, Menteri Unifikasi Korsel Mundur

Korut Ledakkan Kantor Penghubung, Menteri Unifikasi Korsel Mundur

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 19 Jun 2020 14:45 WIB
Korut Ledakkan Kantor Penghubung, Menteri Unifikasi Korsel Mundur
Foto: Kantor Penghubung Korut-Korsel yang diledakkan Korut (AP Photo)
Jakarta -

Menteri Unifikasi Korea Selatan (Korsel), orang penting untuk hubungan Korsel dengan Korea Utara (Korut), mengundurkan diri pada hari Jumat (19/6/2020). Pengunduran dirinya dilakukan di saat hubungan kedua negara memanas usai peledakan kantor penghubung antar Korea oleh Korut.

Seperti dilansir dari AFP, Jumat (19/6) Presiden Korsel Moon Jae-in dalam pernyataannya mengatakan telah "menerima surat pengajuan Menteri Unifikasi Kim Yeon-chul untuk mengundurkan diri". Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait hal ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kim telah mengajukan pengunduran diri sejak hari Rabu (17/6), sehari setelah Korut menghancurkan kantor penghubung antar Korea. Dia mengaku "bertanggung jawab" atas memburuknya hubungan kedus negara.

ADVERTISEMENT

Sejak awal Juni, Korea Utara telah mengeluarkan serangkaian kecaman pedas kepada Korea Selatan atas selebaran anti-Pyongyang, yang dikirimkan para pembelot secara teratur, yang biasanya ditempelkan pada balon udara atau diapungkan dalam botol.

Tonton juga video 'Simbol Politik Korut-Korsel Kini Rata dengan Tanah':

Para pengamat mengatakan Korut mungkin berusaha membuat krisis untuk meningkatkan tekanan pada Korea Selatan untuk mengekstraksi konsesi.

Pada hari Selasa (16/6) lalu, Korut meledakkan gedung kosong di sisi perbatasannya yang melambangkan pemulihan hubungan antar-Korea. Gedung itu kini tinggal puing-puing. Hari berikutnya, Korut mengancam akan meningkatkan kehadiran militernya di sekitar Zona Demiliterisasi.

Hubungan antar-Korea telah membeku selama berbulan-bulan, setelah gagalnya KTT di Hanoi, Vietnam antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump.

Halaman 2 dari 2
(rdp/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads