Buku John Bolton Sebut Trump Dukung Xi Jinping Soal Kamp Penahanan Uighur

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 19 Jun 2020 11:12 WIB
Pemerintah China membangun sejumlah kamp untuk memberikan keterampilan dan pendidikan kepada etnis Uighur. Seperti kehidupan mereka disana? Yuk, lihat.
Foto: Muslim Uighur di Kamp Penahanan di China (Antara Foto/M. Irfan Ilmie)
Washington DC -

Mantan penasihat keamanan nasional AS, John Bolton membongkar rahasia-rahasia pemerintahan Presiden AS Donald Trump lewat buku memoarnya. John Bolton menyebut Trump setuju dengan pembangunan kamp-kamp penahanan Muslim Uighur di China.

Seperti dilansir dari The Guardian, Rabu (18/6/2020) menurut Bolton, Trump setuju ketika Presiden China Xi Jinping membela soal penahanan warga Muslim Uighur di kamp-kamp penahanan.

"Menurut penerjemah kami," Bolton menulis, "Trump mengatakan bahwa Xi harus melanjutkan pembangunan kamp-kamp itu, yang menurut Trump adalah hal yang tepat untuk dilakukan."

Menurut dokumen partai Komunis yang bocor yang diterbitkan pada bulan November lalu, setidaknya 1 juta Muslim Uighur ditahan di kamp-kamp di Xinjiang.

Selain itu, buku Bolton ini juga mengungkap upaya Trump untuk menutupi isu pemanfaatan email pribadi putrinya, Ivanka Trump untuk kegiatan pemerintahan, lewat kasus pembunuhan wartawan senior Saudi, Jamal Khashoggi.

Trump pun sudah membantah isi buku mantan penasihatnya itu. Seperti dilansir AFP, Jumat (19/6/2020), Trump dalam komentarnya via Twitter menyebut Bolton itu sebagai 'sick puppy', yang berarti sosok yang gila dan kejam.

Tonton video 'AS-China Diambang Perang Dingin Baru':

Selanjutnya
Halaman
1 2