PBB Coret Arab Saudi dari Daftar Hitam Konflik Yaman, Iran Geram

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 15:41 WIB
Destroyed car is seen between rubble as Red Crescent medics inspect the site of Saudi-led air strikes on a Houthi detention centre in Dhamar, Yemen, September 1, 2019. REUTERS/Mohamed al-Sayaghi
Foto: Reruntuhan akibat konflik di Yaman (REUTERS/Mohamed al-Sayaghi)
Yaman -

Iran geram dengan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mencoret koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman dari daftar hitam kelompok yang melanggar hak anak-anak. Kegeraman ini muncul usai serangan terbaru di Yaman.

Seperti dilansir AFP, Rabu (17/6/2020) sebuah laporan yang baru saja dirilis oleh oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyebutkan bahwa koalisi pimpinan Saudi akan dicoret dari "pelanggaran pembunuhan dan cacat, menyusul penurunan signifikan yang berkelanjutan ... karena serangan udara."

Hal ini, jelas Guterres, karena jumlah korban telah turun sejak perjanjian yang ditandatangani pada Maret 2019.

"Sekretariat PBB memberikan izin bebas ke koalisi pimpinan Saudi di #Yaman, meskipun mengakui 100-an anak-anak Yaman terbunuh," kata juru bicara kementerian luar negeri Iran Abbas Mousavi di Twitter.

Arab Saudi dan sekutunya, Amerika Serikat menjadi olok-olok badan internasional, lanjut Mousavi sembari menggunakan tagar "ListOfShame" dan melampirkan foto-foto anak-anak Yaman yang mati.

Koalisi Saudi melakukan intervensi di Yaman pada 2015 untuk mendukung pemerintah melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran.

Tonton video '40 Juta Anak di Pakistan Terancam Tak Divaksin Polio':

Selanjutnya
Halaman
1 2