Inggris Longgarkan Lockdown, Antrean Terjadi di Pusat Perbelanjaan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 01:14 WIB
Situasi di Oxford Street saat Inggris longgarkan lockdown
Foto: Situasi di Oxford Street saat Inggris longgarkan lockdown (AFP)
Lodon -

Antrean panjang terjadi di luar toko-toko yang berada di sejumlah kota di Inggris pada Senin waktu setempat. Hal ini terjadi ketika Inggris melakukan pelonggaran lockdown dan mulai membuka pusat perbelanjaan.

Di London, kerumunan terjadi di luar toko Nike di Oxford Street. Sementara toko pakaian Primark di kota-kota besar seperti Birmingham dan Liverpool juga terlihat antrean panjang.

"Saya senang bisa berbelanja lagi setelah sekian lama," kata seorang siswa berusia 18 tahun, Precious seperti dilansir AFP, Senin (15/6/2020).

Warga setempat juga mengunjungi kebun binatang dan taman safari. Rumah ibadah juga dibuka kembali untuk doa pribadi dan beberapa murid sekolah menengah kembali ke ruang kelasnya.

Di Ibu Kota, penumpang melindungi wajah dan mengenakan masker saat berada di transportasi umum. Sementara maskapai bertarif rendah easyJet berangkat lagi untuk penerbangan pertamanya dalam 11 minggu.

Pemerintah Inggris telah menerapkan pendekatan yang hati-hati untuk membuka kembali pusat perbelanjaan. Inggris berharap belanja ritel akan meningkatkan perekonomian dengan prediksi resesi menjulang.

Menteri Keuangan Rishi Sunak mengakui kecemasan setelah survei baru-baru ini menunjukkan hanya 40 persen orang merasa nyaman untuk kembali ke toko.

"Ini pengalaman sedikit berbeda," katanya Minggu (14/6). "Tapi itu adalah lingkungan yang aman dan kita semua harus bisa keluar dan meyakini kita harus bisa berbelanja dengan percaya diri," imbuhnya.

Perdana Menteri Boris Johnson, berkeliling pusat perbelanjaan di London timur pada Minggu (14/6) kemarin. Dia mengatakan orang harus "Berbelanja dan berbelanja dengan percaya diri," katanya.

(lir/lir)