ADVERTISEMENT

Orang yang Baru Tiba di Inggris Diwajibkan Isolasi Mandiri 2 Minggu

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 12:43 WIB
Passengers arrive at Heathrow Airport in London after the last British Airways flight from China touched down in the UK following an announcement that the airline was suspending all flights to and from mainland China with immediate effect amid the escalating coronavirus crisis, Wednesday Jan. 29, 2020. Many governments have warned against unnecessary travel to China, as efforts to contain a new and deadly coronavirus virus intensify. (Steve Parsons/PA via AP)
Foto: Bandara Heathrow, London (Steve Parsons/PA via AP)
London -

Orang-orang yang baru tiba di Inggris usai datang dari luar negeri, mulai Senin (8/6/2020) diwajibkan melakukan isolasi mandiri selama dua minggu. Kebijakan ini diberlakukan untuk mencegah gelombang kedua Corona (COVID-19).

Seperti dilansir AFP, Senin (8/6/2020) tindakan itu, yang berlaku untuk penduduk dan pengunjung dengan beberapa pengecualian, bertujuan untuk mencegah penularan gelombang kedua dari luar negeri.

Namun para kritikus mempertanyakan mengapa Inggris - di mana jumlah infeksi COVID-19 baru per 100.000 orang dalam dua minggu terakhir adalah yang tertinggi kedua di Eropa - menimbulkan kerugian pada sektor hotel dan maskapai penerbangan, dengan mengurangi perjalanan dari negara-negara dengan lebih sedikit kasus Coronanya.

British Airways dan perusahaan penerbangan murah EasyJet dan Ryanair telah mengajukan gugatan hukum bersama terhadap pemerintah atas apa yang mereka sebut langkah "tidak proporsional dan tidak adil".

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan aturan baru itu masuk akal karena "proporsi infeksi yang berasal dari luar negeri meningkat" ketika jumlah kasus Corona Inggris sendiri turun.

"Kita harus mengambil pendekatan yang dimulai dengan hati-hati," kata Matt Hancock.

Tonton juga video 'Brasil Mulai Uji Coba Vaksin COVID-19 Inggris untuk 2 Ribu Partisipan':

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT