Sebut 'Hari Hebat' untuk George Floyd, Trump Picu Kontroversi Baru

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 11:55 WIB
Presiden AS Donald Trump dorong acara tahunan G7 sebagai tanda normalisasi (AFP Photo/Pool)
Donald Trump (AFP Photo/Pool)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memicu kontroversi baru setelah menyebut 'hari hebat' untuk George Floyd dalam pidato terbarunya di Gedung Putih. Kalimat dan kata-kata Trump itu memicu kritikan dari berbagai pihak.

"Kita semua melihat apa yang terjadi pekan lalu. Kita tidak bisa membiarkan hal seperti itu terjadi," ujar Trump merujuk pada Floyd yang tewas di tangan polisi Minneapolis pada 25 Mei lalu. Hal ini disampaikan Trump dalam pidato terbaru di Rose Garden, Gedung Putih, seperti dilansir AFP, Sabtu (6/6/2020).

"Semoga George memandang ke bawah sekarang dan mengatakan, 'Ini hal yang hebat yang terjadi pada negara kita sekarang'. Hari yang hebat untuknya. Ini hari yang hebat untuk semua orang," sebut Trump.

Pidato Trump yang disampaikan pada Jumat (5/6) waktu setempat, atau sekitar 11 hari setelah kematian Floyd di tangan polisi Minneapolis, memicu kebingungan soal mengapa Trump berpikir ini hari yang hebat untuk Floyd.

"Ini adalah hari yang hebat, hebat untuk kesetaraan," imbuh Trump, yang oleh banyak pihak, dituduh gagal menanggapi praktik rasialisme, kebrutalan polisi dan ketidaksetaraan yang diprotes oleh para demonstran.

Pernyataan ini disampaikan sebelum Trump menandatangani legislasi yang mengatur fleksibilitas pinjaman untuk bisnis kecil. Trump memanggil media ke Gedung Putih untuk menyambut laporan ketenagakerjaan AS yang kuat, yang bertentangan dengan apa yang diperkirakan para ekonom di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) yang merajalela. Isi pidato Trump lainnya membahas kabar baik soal perekonomian AS, yang disebutnya kini dalam mode 'roket'.

Tonton juga 'Ancam Tembak Penjarah, Cuitan Trump Dilabeli 'Mengagungkan Kekerasan':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2