Dua Orang Tewas dalam Serangan di Masjid di Zona Hijau Kabul

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 03:18 WIB
Tewaskan Warga Sipil, Militer Israel Akui Salah Lakukan Serangan Bom di Gaza
Ilustrasi (Foto: DW (News)
Jakarta -

Seorang imam terkenal dan seorang jamaah tewas dalam pemboman waktu sholat di sebuah masjid populer di Zona Hijau Kabul yang dibentengi pada hari Selasa, kata para pejabat.

Dilansir dari AFP, Jumat (5/62020). Serangan terbaru di ibukota Afghanistan itu terjadi setelah tujuh warga sipil tewas di utara negara itu Senin malam dalam ledakan bom pinggir jalan yang dituduhkan pihak berwenang pada Taliban.

Tidak ada kelompok yang langsung mengklaim ledakan masjid itu, yang dikecam oleh juru bicara Taliban di Twitter.

Ledakan keras, yang terjadi di salah satu tempat ibadah paling terkenal di kota itu, mengirimkan gelombang kejutan melalui zona militer yang luas, di mana alarm berbunyi di kedutaan dan kantor internasional, mengirim staf bergegas ke kamar-kamar yang aman.

"Sayangnya, malam ini beberapa bahan peledak yang ditempatkan oleh teroris di Masjid Wazir Akbar Khan meledak," kata juru bicara kementerian dalam negeri Tareq Arian kepada AFP.

Masjid ini terletak di pusat Kabul di pintu masuk utama ke Zona Hijau dan dapat diakses dari dalam dan luar daerah yang dikontrol ketat. Para pemimpin puncak sering pergi ke sana untuk mengucapkan doa upacara.

Imam masjid, Ayaz Niazi, termasuk di antara mereka yang terbunuh, kata Arian. Dia terkenal di Kabul dan khotbah-khotbahnya yang bermuatan politis sering kali dihadiri banyak orang sehingga para jamaah akan masuk ke halaman di luar masjid.

Arian awalnya mengatakan serangan itu dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri. Tetapi saat investigasi berlanjut, tidak jelas apakah tetap menjadi kasus.

Setidaknya dua orang lagi terluka, menurut laporan sebelumnya.

Juru bicara Presiden Ashraf Ghani menyebut insiden itu serangan "keji".

Tonton video 'WHO Kecam Serangan di RS Bersalin Kabul Afghanistan':

(eva/eva)