Round-Up

Aksi Protes Kematian George Floyd Meluas ke Pelosok Dunia

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 07:12 WIB
Demonstrators carry placards as they march in the road near the US Embassy in central London on May 31, 2020 to protest the death of George Floyd, an unarmed black man who died after a police officer knelt on his neck for nearly nine minutes during an arrest in Minneapolis, USA. - Hundreds gathered in central London and marched to the US Embassy to protest the death of an unarmed black man in Minneapolis while in police custody that has sparked days of unrest in the US city and beyond. (Photo by DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP)
Ratusan orang ikut aksi solidaritas memprotes kematian George Floyd di London, Inggris (AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS)
London -

Aksi memprotes kematian pria kulit hitam bernama George Floyd yang marak di Amerika Serikat (AS) telah meluas ke beberapa negara lainnya. Aksi serupa terpantau digelar di Inggris, Jerman dan Selandia Baru.

Seperti dilansir Reuters, Senin (1/6/2020), ratusan orang di London dan Berlin menggelar unjuk rasa sebagai wujud solidaritas dengan publik AS yang menggelar aksi protes besar-besaran di puluhan kota.

Para demonstran yang berkumpul di Alun-alun Tafalgar, London, pada Minggu (31/5) waktu setempat melakukan aksi berlutut bersama-sama, sambil meneriakkan: 'Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian'.

Para demonstran kemudian bergerak melewati Gedung Parlemen dan mengakhiri aksi di luar Kedutaan Besar (Kedubes) AS di London.

Sedikitnya 23 demonstran ditangkap polisi dalam aksi solidaritas yang digelar di London. Diketahui bahwa aksi ini digelar saat Inggris masih dalam masa lockdown untuk membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19).

Aturan lockdown melarang kerumunan besar warga untuk berkumpul di satu tempat pada waktu yang sama. Dalam pernyataan via Twitter, Kepolisian Metropolitan London menyebut penangkapan dilakukan atas berbagai pelanggaran yang terjadi, termasuk pelanggaran aturan lockdown.

Tonton juga 'China Soal Kematian George Floyd: Diskriminasi 'Penyakit Kronis' AS':

[Gambas:Video 20detik]

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3