Disebut Donald Trump Sebagai Perusuh AS, Apa dan Siapa Antifa?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 12:10 WIB
Demonstran Antifa (Amy Osborne/AF/Getty Images)
Demonstran Antifa (Amy Osborne/AF/Getty Images)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding kelompok Antifa sebagai pelaku kerusuhan dalam momen protes terhadap kematian George Floyd. Apa dan siapa kelompok Antifa itu?

"Kekerasan dan vandalisme dipimpin oleh Antifa dan kelompok-kelompok sayap kiri radikal," kata Trump menyusul malam penjarahan dan pembakaran yang meluas di Minneapolis, dilansir AFP, Minggu (31/5).

Dilansir CNN, Senin (1/6/2020), Antifa adalah kependekan dari 'anti-fasis'. Kelompok Antifa merupakan satu dari banyak kelompok yang berada di sayap kiri.

Sebagaimana diketahui, dalam spektrum politik AS, sayap kanan berisi kelompok konservatif pro-kapitalisme dan anti-komunis, dan diasumsikan pro-Republikan. Sedangkan sayap kiri berisi kelompok progresif, sosialis, dan anti-kapitalisme. Banyak sekali varian ideologi dalam peta politik kiri jauh hingga kanan jauh, termasuk yang cenderung berada di tengah (sentris/moderat).

Antifa berada di sayap kiri, bahkan cenderung kiri jauh. Meski berlawanan dengan Partai Republik, namun kelompok ini tidak sesuai dengan platform Partai Demokrat di AS.

Siapa pemimpinnya?

Kelompok Antifa tidak memiliki pemimpin resmi atau markas resmi. Meski begitu, kelompok Antifa di beberapa negara bagian di AS sering menggelar pertemuan rutin.

Antifa cenderung lebih tepat disebut sebagai gerakan ketimbang disebut sebagai kelompok. Dilansir The New York Times, Antifa adalah gerakan dari para aktivis yang pengikutnya berbagi filosofi dan taktik yang sama, yakni taktik perlawanan terhadap kelompok sayap kanan.

Demo Kematian George Floyd Merebak Hampir di Seluruh AS:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4