Di London dan Berlin, Ratusan Orang Protes Kematian George Floyd

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 08:47 WIB
Demonstrators carry placards as they march in the road near the US Embassy in central London on May 31, 2020 to protest the death of George Floyd, an unarmed black man who died after a police officer knelt on his neck for nearly nine minutes during an arrest in Minneapolis, USA. - Hundreds gathered in central London and marched to the US Embassy to protest the death of an unarmed black man in Minneapolis while in police custody that has sparked days of unrest in the US city and beyond. (Photo by DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP)
Ratusan orang berunjuk rasa memprotes kematian George Floyd di London, Inggris (AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS)
London -

Unjuk rasa memprotes kematian pria kulit hitam Amerika Serikat (AS), George Floyd, menyebar ke Inggris dan Jerman. Ratusan orang di London dan Berlin menggelar unjuk rasa sebagai wujud solidaritas dengan publik AS yang kini menggelar aksi protes besar-besaran di puluhan kota.

Seperti dilansir Reuters, Senin (1/6/2020), para demonstran yang berkumpul di Alun-alun Tafalgar pada Minggu (31/5) waktu setempat melakukan aksi berlutut bersama-sama, sambil meneriakkan 'Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian'.

Para demonstran kemudian bergerak melewati Gedung Parlemen dan mengakhiri aksi di luar Kedutaan Besar (Kedubes) AS di London.

Ratusan demonstran lainnya menggelar aksi protes di luar Kedubes AS di Berlin. Mereka membawa poster bertuliskan 'Keadilan untuk George Floyd', 'Berhenti membunuh kami' dan 'Siapa selanjutnya' namun memakai kata-kata slang, 'Who's neckst'.

Floyd yang berusia 46 tahun tewas setelah dicekik dengan lutut seorang polisi kulit putih bernama Derek Chauvin usai dia ditangkap atas kecurigaan menggunakan uang palsu di sebuah toko di Minneapolis, Minnesota, pada Senin (25/5) pekan lalu. Kematian Floyd memicu gelombang protes besar-besaran di AS, melepaskan kemarahan lama yang membara terhadap praktik rasisme dalam sistem peradilan AS.

Sejumlah aksi protes berujung kerusuhan dan diwarnai penjarahan. Para demonstran memblokir lalu lintas, melakukan pembakaran dan bentrok dengan polisi antihuru-hara, yang menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan massa.

People wearing face masks stand at a protest and hold pictures of George Floyd and signs reading Warga berunjuk rasa memprotes kematian George Floyd di depan Kedubes AS di Berlin Foto: AFP/ODD ANDERSEN

Simak video 'Paling Depan, Polisi New Jersey Ikut Demo Kematian George Floyd':

(nvc/dnu)