Tengah Liput Demo Tewasnya George Floyd, Jurnalis CNN Ditangkap Polisi

Zulfi Suhendra - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 22:19 WIB
Denver Police Department officers stand over a man who fell to the street after they used tear gas and rubber bullets to disperse a protest outside the State Capitol over the death of George Floyd, a handcuffed black man who died in police custody in Minneapolis, late Thursday, May 28, 2020, in Denver. (AP Photo/David Zalubowski)
Foto: Reporter CNN ditangkap polisi saat meliput demo George Floyd/CNN
Minneapolis -

Seorang reporter televisi kantor berita CNN ditangkap oleh polisi di Minneapolis, Amerika Serikat. Dia ditangkap saat sedang meliput aksi demonstrasi warga terkait tewasnya George Floyd oleh polisi.

Dilansir BBC, Jumat (29/5/2020), reporter televisi tersebut diketahui bernama Omar Jimenez. Omar tiba-tiba dihampiri 2 orang polisi dan diborgol saat melaporkan situasi kejadian demonstrasi hari ketiga di mana warga protes terhadap tewasnya George Floyd.

"Kenapa saya ditahan?" ujar Omar saat diborgol.

Tayangan Omar tengah ditangkap itu pun tertangkap kamera karena CNN sedang melakukan pelaporan langsung dari TKP demonstrasi. Banyak polisi anti huru-hara berjaga di TKP tersebut.

Omar kemudian digiring oleh dua orang polisi sambil tangannya diborgol. Diketahui setelahnya menyusul kru televisi CNN lain ikut digiring petugas. Tidak diketahui apa alasan polisi menangkap mereka.

Petugas polisi kemudian mengonfirmasi penangkapan tersebut dan mengatakan bahwa kemudian mereka dilepaskan setelah diketahui sebagai jurnalis.

Seperti diketahui, Tewasnya George Floyd di tangan polisi memicu kerusuhan besar di kota Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat (AS). Warga marah sembari menjarah toko-toko di sana.

Seperti dilansir AFP, Kamis (28/5/2020) George mulanya ditangkap pada Senin (25/5) oleh polisi kota Minneapolis, AS. George Floyd ditangkap karena diduga melakukan transaksi memakai uang palsu senilai $ 20.

Penangkapan Floyd itu terekam dalam sebuah video yang kemudian viral. Dalam video itu, tangan Floyd diborgol dan kemudian dijatuhkan ke aspal oleh polisi. Seorang polisi menekan leher Floyd dengan lututnya, sembari memasukkan tangannya ke saku.

(zlf/aud)