Kasus Corona di Peru Tembus 100 Ribu, Tertinggi Kedua di Amerika Latin

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 21 Mei 2020 09:47 WIB
Wabah Corona berdampak ke perekonomian dunia. Ketimpangan ekonomi kian terlihat saat warga miskin dihadapkan pilihan bertahan hidup dari Corona atau kelaparan.
Foto: Warga Peru bertahan dari Corona (AP Photo/Rodrigo Abd)
Peru -

Kementerian Kesehatan Peru mengumumkan kasus Corona yang sudah mencapai 100.000 kasus. Dengan jumlah ini, Peru menjadi negara kedua yang memiliki kasus Corona tertinggi di Amerika Latin.

Seperti dilansir AFP, Kamis (21/5/2020) jumlah korban meninggal dunia akibat COVID-19 juga telah melewati 3.000, hanya berada di bawah Brazil dan Meksiko. Kasus Corona dan kematian meningkat tiga kali lipat sejak 30 April.

Statistik yang mengerikan datang meskipun Peru telah dilockdown selama sembilan minggu dan melumpuhkan ekonomi. Sebagian besar kasus berada di Lima dan portalnya Callao, tempat sepertiga dari 32 juta penduduk negara itu tinggal.

Sistem kesehatan Peru kewalahan dan tertatih-tatih di ambang kehancuran. Rumah sakit umum menghadapi kekurangan peralatan yang drastis.

"Ini seperti film horor," Miguel Armas, seorang perawat di rumah sakit Hipolito Unanue di ibu kota Lima.

"Di dalamnya tampak seperti kuburan yang berisi semua mayat. Pasien sekarat di kursi mereka (atau) di kursi roda mereka," sambungnya.

Simak video Dirjen WHO: Pandemi Corona Lebih dari Sekadar Krisis Kesehatan:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2