Round-Up

Organisasi Kesehatan Dunia di Antara Amerika Serikat dan China

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 06:23 WIB
3D Flag of the World Health Organization. Close Up.
Lambang WHO (Thinkstock)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini tengah berada di antara dua negara, Amerika Serikat (AS) dan China. Kedua negara itu sedang ribut soal virus Corona.

Pada April lalu, Presiden AS Donald Trump sudah menebar ancaman akan menahan dana untuk WHO. Padahal selama ini dana WHO yang terbesar berasal dari AS. Soanya, WHO dinilai bias terhadap China selama pandemi virus Corona ini.

"Kita akan menahan uang yang dihabiskan untuk WHO," ujar Trump seperti dilansir kantor berita AFP, 8 April lalu.

Selanjutnya, Trump menyatakan bahwa para wajib pajak AS menyediakan antara US$ 400 juta (Rp 6 triliun) hingga US$ 500 juta (Rp 7,5 triliun) per tahun untuk WHO. "Sebaliknya, China berkontribusi sebesar US$ 40 juta per tahun dan bahkan kurang dari itu," cetus Trump.

Sejurus kemudian, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, tampil dalam konferensi pers. Dikatakannya, otoritas China akan mendonasikan dana tambahan US$ 30 juta (Rp 454,6 miliar) WHO untuk membantu perang melawan pandemi virus Corona (COVID-19).

Ditambahkan Geng, bahwa kontribusi China untuk WHO ini 'mencerminkan dukungan dan kepercayaan dari pemerintah dan rakyat China kepada WHO'.

Obat virus corona: Trump konsumsi hidroksiklorokuin yang tidak terbukti keampuhannya untuk tangkal virus coronaTrump (BBC World)

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2