Warga Serbu Pasar Murah yang Digelar Pemprov Sulteng

Mohammad Qadri - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 00:49 WIB
Warga serbu pasar murah yang digelar Pemprov Sulteng
Warga serbu pasar murah yang digelar Pemprov Sulteng (Foto: dok istimewa)
Palu -

Kegiatan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperidag) Sulteng, di tengah pandemi virus corona (COVID-19) memunculkan keramaian. Warga berdesak-desakan seakan tidak mematuhi protokol kesehatan.

Padahal telah diketahui bahwa per tanggal 17 Mei 2020, warga Sulteng yang positif COVID-19 berjumlah 115 kasus, 24 kasus pasien sembuh dan 4 diantaranya meninggal dunia.

Pasar murah Hari Besar Keagamaan (HBKN) menyambut hari Raya Idul Fitri 1141 H/2020 M, mulai digelar di lapangan Pogombo Kantor Gubernur Sulteng pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 10.00 WITA.

Warga serbu pasar murah yang digelar Pemprov SultengWarga serbu pasar murah yang digelar Pemprov Sulteng Foto: dok istimewa

Gubernur Sulteng Longki Djanggola terlihat hadir dalam pembukaan pasar murah tersebut, rencananya pasar murah tersebut akan berlangsung Senin s/d Selasa 18 - 19 Mei 2020.

"Pasar murah tersebut dilaksanakan, untuk menekan dan mengantisipasi lonjakan harga sembako, dan terbuka untuk semua masyarakat." kata Kabag Humas Pemprov Sulteng Haris Karimin, kepada wartawan pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 14.26 WITA

Haris menyebutkan bahwa dinas terkait menyiapkan tempat cuci tangan di pintu masuk dan keluar akses tenda pasar murah. Ada juga anggota Sat Pol PP bertugas mengatur dan mengingatkan pelaksanaan protokol COVID-19.

Sebelumnya Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola menyarankan agar warganya mematuhi imbauan social distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Dia meminta masyarakat mengingat petunjuk pencegahan penyebaran Corona.

"Kepada seluruh masyarakat, tidak terkecuali siapa saja, di mana saja dan kapan saja harus disiplin dengan imbauan social distancing. Ingat ini acuannya untuk bisa mencegah virus Corona. Jangan keluar rumah kalau tidak penting, di rumah saja," tegas Longki kepada detikcom saat dihubungi pada Jumat (27/3/2020) siang.

(eva/eva)