3 Pejabat Gugus Tugas AS Karantina Mandiri Usai Kontak dengan Penderita Corona

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 10 Mei 2020 15:29 WIB
President Donald Trump, accompanied by Dr. Anthony Fauci, director of the National Institute of Allergy and Infectious Diseases, left, and Vice President Mike Pence, right, speaks during a news conference about the coronavirus in the Rose Garden at the White House, Friday, March 13, 2020, in Washington. (AP Photo/Alex Brandon)
Anthony Fauci (kiri) saat menemani Presiden AS Donald Trump (Foto: AP Photo/Alex Brandon)
Washington DC -

Tiga pejabat penting dalam gugus tugas penanganan virus Corona (COVID-19) Amerika Serikat menjalani karantina mandiri. Ketiganya terpaksa karantina setelah melakukan kontak dengan staf Gedung Putih yang positif COVID-19.

Dilansir AFP, Minggu (10/5/2020), ketiganya adalah Direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular AS (NIAID) Anthony Fauci (79), Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Robert Redfield (69), dan Komisaris Badan Obat dan Makanan AS (FDA) Stephen Hahn (60).

Ketiganya telah melakukan tes virus Corona namun hasilnya negatif. Pemeriksaan pun akan terus dilakukan selama masa karantina.

Dilansir CNN, Fauci mengatakan akan menjalani "karantina yang dimodifikasi". Sebab, ia tidak berinteraksi dalam jarak dekat dengan staf tersebut.

Fauci juga akan tetap bekerja dari rumah dan selalu menggunakan masker selama masa karantina.

Seperti Fauci, Robert Redfield juga akan tetap bekerja dari rumah selama dua minggu ke depan. Dalam pernyataan CDC, Redfield disebut merasa baik-baik saja dan tidak memiliki gejala virus Corona.

Sementara, Stephen Hahn menjalani karantina mandiri setelah melakukan kontak dengan Juru Bicara Wakil Presiden AS Mike Pence, Katie Miller.

"Seperti yang ditulis Dr. Hahn dalam sebuah catatan kepada staf hari ini, dia baru-baru ini melakukan kontak dengan seseorang yang dites positif COVID-19. Per pedoman CDC, dia sekarang di karantina sendiri selama dua minggu ke depan," kata juru bicara FDA, Michael Felberbaum.

Seperti diketahui, sedikitnya dua staf Gedung Putih dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) dalam sepekan terakhir. Dua staf itu adalah seorang staf atau 'personal valet' yang bekerja untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan seorang juru bicara Wakil Presiden Mike Pence.

(mae/dhn)