Wanita di Ekuador Ditemukan Hidup Usai Dinyatakan Meninggal karena Corona

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 15:18 WIB
Poster
Ilustrasi pasien Corona (Foto: Edi Wahyono/detikcom)

Jenazah Maruri kemudian dibawa ke rumah duka dan dikremasi.

Pada Kamis (23/4), Maruri kemudian sadar. Saat terbangun, dia memberitahu dokter identitasnya dan meminta mereka menelepon saudaranya, Aura.

"Para dokter pergi ke rumah bibi saya untuk membenarkan dan memberi tahu mereka tentang kesalahan itu," kata keponakan lainnya, Juan Carlos Ramirez.

"Mereka masih belum tahu abu siapa yang mereka miliki di rumah mereka," tambahnya.

Keluarga pun berencana menuntut rumah sakit untuk mengganti biaya kremasi yang mereka bayarkan dan untuk kesusahan yang disebabkan kesalahan itu.

Saudara Maruri mengatakan kepada media di Ekuador bahwa pejabat rumah sakit mengunjunginya hari Jumat dan memberitahunya bahwa saudarinya baik-baik saja dan akan segera dipulangkan.

"Ini keajaiban. Selama hampir sebulan kami mengira dia sudah mati. Bayangkan. Dan aku punya abu orang lain," kata Aura.

Pihak berwenang di kota pelabuhan Guayaquil telah mencatat lebih dari 22.000 kasus coronavirus, termasuk 576 kematian. Pemerintah mengatakan ada tambahan 1.060 kemungkinan COVID-19 kematian.

Halaman

(mae/dhn)