International Updates

Negara Bagian AS Gugat China, Australia Cari Dukungan Selidiki Asal Corona

ita - detikNews
Rabu, 22 Apr 2020 17:56 WIB
Apakah Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan?
Foto: DW (News)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mencari dukungan untuk penyelidikan internasional atas pandemi virus Corona, dengan menelepon para pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Seperti diberitakan Reuters, Rabu (22/4/2020), kantor PM Australia menyatakan bahwa Morrison juga menelepon pemimpin Jerman dan Prancis untuk membahas hal tersebut. Pembicaraan telepon tersebut dilakukan seiring gencarnya upaya Australia untuk mendorong adanya penyelidikan independen atas asal-usul dan penyebaran wabah Corona, termasuk respons Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom hari ini, Rabu (22/4/2020):

- Presiden Korsel Telepon Jokowi, Yakin Indonesia Segera Atasi Wabah Corona

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menelepon Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi dukungan terkait penanganan Corona (COVID-19). Presiden Moon yakin Indonesia pasti bisa melewati wabah ini.

Percakapan Jokowi dengan Presiden Moon ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kantor Kepresidenan Cheongwadae Kang Min-seok. Pernyataan tertulis berbahasa Korea tersebut diterjemahkan oleh Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia dan diunggah melalui akun Instagram kedutaan.

"Atas permintaan dari Presiden Joko Widodo, Republik Indonesia, Presiden Moon Jae-in dan Presiden Jokowi telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon pada 21 April 2020. Pembicaraan tersebut selama 20 menit dari pukul 15.25 sore," kata Jubir Kang Min-seok dalam keterangannya, Rabu (22/4).

- Media Asing Angkat Kisah Penggali Kubur Jakarta Hampir Tak Bisa Beristirahat

Semenjak wabah virus Corona (COVID-19) merebak, jumlah pemakaman jenazah di DKI Jakarta meningkat. Media asing pun menyoroti hal ini dan mengangkat kisah seorang penggali kubur di Jakarta, yang menceritakan kisahnya yang hampir tak pernah beristirahat karena situasi ini.

Media Singapura, Channel News Asia mengangkat kisah Minar (54), seorang penggali kubur di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur. Sepanjang pengalamannya sebagai penggali kubur selama 33 tahun, Minar mengatakan dirinya tak pernah sesibuk ini.

"Pekerjaan saya sekarang sangat berbeda... Saya hampir tak bisa istirahat," kata Minar seperti ditulis Channel News Asia, Rabu (22/4/2020).

- Kim Jong Un Dikabarkan Sakit Keras, Trump: Saya Harap Dia Baik-baik Saja

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berharap pemimpin Korea Utara Kim Jong Un baik-baik saja usai dikabarkan dalam kondisi bahaya setelah menjalani operasi.

Selanjutnya
Halaman
1 2