ADVERTISEMENT

Round-up

Derita Warga Asia hingga Afrika Didiskriminasi di Tengah Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 06:54 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Foto: Ilustrasi: Fuad Hashim

Sebagaimana dilansir di BBC, Ade bercerita dirinya bersama teman-temannya diusir dari apartemen secara tiba-tiba. Ade mengalami penolakan untuk tinggal di tempat lain, dan akhirnya Ade harus tidur beberapa malam di pinggir jalan.

"Lihat cara mereka memperlakukan kami, mereka mengusir kami dari rumah dan memaksa untuk melakukan swakarantina," katanya kepada BBC dari sebuah hotel di Guangzhou.

"Mereka bilang hasil tes saya sudah keluar, dan hasilnya negatif. Mereka tetap mengusir saya."

Virus corona: Orang Afrika di China mengalami diskriminasi di tengah wabahWarga berkebangsaan Afrika di Guangzhou mengeluhkan pengusiran dari tempat tinggal mereka. (Foto: BBC World)

Diskriminasi ini berawal dari muncul gosip daring bahwa ada dua orang Nigeria kabur sesudah dinyatakan positif COVID-19, yang berujung pada wilayah kota tempat tinggal orang Afrika ditutup. Media China melaporkan bahwa seorang pasien Nigeria menyerang seorang perawat China.

Saat itu komisi kesehatan mulai melakukan tes kepada orang-orang dari negara-negara Afrika. Pihak berwenang mengatakan mereka telah mengetes setiap orang dari Afrika. Mereka menemukan ada 111 dari sekitar 4.500 orang Afrika di Guangzhou positif COVID-19.

"Mereka datang dengan ambulans dan tim medis dan membawa kami. Mereka cuma bilang ini hukum China dan ada perintah dari atas," kata Hao, pebisnis asal Pantai Gading.

Usaha di Guangzhou, termasuk area yang populer di kalangan orang Afrika, ditutup karena takut virus corona. Guangzhou adalah kota tempat berkumpulnya orang Afrika di China.

Diperkirakan ada ratusan ribu orang Afrika tinggal di Guangzhou. Kebanyakan mereka masuk ke China menggunakan visa jangka pendek untuk membeli berbagai barang dari pabrik di kota itu untuk dikirim ke negara mereka.


(eva/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT