"Kami berencana menerapkan kurungan antara 23-26 April di 31 kota," kata Erdogan seperti dilansir dari AFP, Selasa (21/4/2020).
Sejauh ini, Turki telah menerapkan lockdown selama 48 jam di 31 kota besar pada 2 pekan terakhir.
Otoritas Turki mencatat 123 kematian akibat virus Corona pada hari Senin (20/4). Jika ditotal, angka kematian mencapai 2.140 kasus.
Pemerintah Turki telah menutup sekolah dan melarang segala bentuk pertemuan massal. Namun, warga Turki dinilai masih mengabaikan physical distancing. (isa/isa)











































