Dokter-dokter Moskow Tangani Pasien Corona Lewat Video Call

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 10:52 WIB
Residents stay in their apartments on the Moscow outskirts late on March 29, 2020. - All residents of Moscow will be under strict self-isolation rules beginning on March 30, 2020, the mayor said in the evening of March 29, as coronavirus cases climbed in the capital. Muscovites will only be allowed to leave their homes in the case of a medical emergency, to travel to work if necessary, and go to grocery stores or pharmacies, the capitals mayor Sergei Sobyanin said in a statement. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Ilustrasi -- Seluruh warga Moskow diperintahkan tetap tinggal di dalam apartemen dan rumah mereka di tengah pandemi virus Corona (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

Sejauh ini ada 200 dokter yang bekerja di pusat telemedis ini. Tyazhelnikov menyebut sebagian besar merupakan dokter umum, bukan spesialis virus Corona, namun mereka dilatih untuk menggunakan skrip yang tepat.

Pada Rabu (8/4) waktu setempat, total kasus di Rusia melonjak ke angka 8.672 kasus dengan adanya tambahan lebih dari 1.000 kasus baru. Sebagian besar kasus ada di ibu kota Moskow. Jumlah korban meninggal kini mencapai 63 orang.

"Kami siap meningkatkan kapasitas kami," ucap Tyazhelnikov.

Tujuan utama dari telemedis adalah untuk melihat apakah pasien bisa tetap dipantau di rumah atau apakah gejala mereka memburuk dan harus dirawat di rumah sakit. Melalui telemedis, para dokter bisa memeriksa berbagai faktor, seperti warna kulit hingga indikator level oksigen dalam darah.

Tyazhelnikov mengatakan, dalam kebanyakan kasus saat dokter menyarankan pasien ke rumah sakit usai melakukan konsultasi via panggilan video, kesimpulan yang diambil rata-rata terbukti benar. Pusat telemedis ini buka 24 jam, dengan para dokter bekerja selama 12 jam setiap shift. Konsultasi via telemedis rata-rata berlangsung selama 15 menit dan sejauh ini sudah lebih dari 7 ribu konsultasi yang dilakukan.

Para pasien pada umumnya merasa senang menggunakan layanan konsultasi via telemedis ini. "Ini sungguh kesempatan yang baik untuk bisa bicara dengan dokter tanpa ada kontak (fisik) tambahan," ujar Tyazhelnikov merujuk pada tanggapan para pasien.

selanjutnya
Halaman

(nvc/ita)