Virus Corona Terus Menyebar, PM Jepang Segera Umumkan Keadaan Darurat

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 16:43 WIB
Bunga Sakura bermekaran di kawasan Jepang. Pemandangan bunga Sakura yang bermekaran itu tampak menawan di tengah wabah Corona yang melanda Jepang dan dunia.
Ilustrasi (AP Photo)
Tokyo -

Pemerintah Jepang tengah bersiap untuk mengumumkan keadaan darurat akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Keadaan darurat akan diberlakukan seiring terjadi kenaikan jumlah kasus virus Corona di ibu kota Tokyo dan wilayah lainnya di Jepang.

Seperti dilansir AFP, Senin (6/4/2020), Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe akan bertemu dengan panel para pakar yang menjadi penasihat pemerintah Jepang dalam menghadapi pandemi global, pada Senin (6/4) malam waktu setempat. Laporan menyebut PM Abe akan mengumumkan keadaan darurat pada Selasa (7/4) besok.

Langkah ini diambil saat jumlah total kasus virus Corona di Jepang terus mengalami peningkatan, meskipun jumlah totalnya masih lebih sedikit dibandingkan negara-negara Eropa atau Amerika Serikat (AS).

Data penghitungan dari Johns Hopkins University (JHU) melaporkan lebih dari 3.650 kasus virus Corona terkonfirmasi di Jepang, dengan 85 orang meninggal. Pada Minggu (5/4) waktu setempat, otoritas Tokyo melaporkan 148 kasus baru dalam sehari -- tercatat sebagai tambahan kasus tertinggi dalam sehari.

Tekanan terhadap pemerintah Jepang untuk mengambil langkah lebih tegas, semakin meningkat. Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, telah mengimbau warganya untuk menghindari aktivitas tidak penting di luar rumah pada akhir pekan dan untuk bekerja dari rumah pada hari kerja.

"Kami belum menerima sesuatu yang formal, tapi kami mempersiapkan berbagai hal dengan asumsi Tokyo akan terdampak," ucap Koike kepada wartawan, saat ditanya mengenai rencana pengumuman masa darurat. Koike akan memberi penjelasan lebih lanjut soal dampak dari pengumuman masa darurat terhadap Tokyo.

Peneliti AS Sebut Virus Corona Bisa Menular Saat Bicara dan Bernapas:

Selanjutnya
Halaman
1 2