Langgar Karantina Corona demi Clubbing, Pria Taiwan Didenda Rp 546 Juta

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 16:13 WIB
Dekat dengan Episentrum Wabah, Mengapa Kasus COVID-19 di Taiwan Rendah?
Ilustrasi (DW)
Taipei -

Seorang pria di Taiwan dijatuhi sanksi berat setelah ketahuan melanggar perintah karantina wajib selama 14 hari terkait pandemi virus Corona, demi clubbing di kelab malam. Pria ini dijatuhi hukuman denda sebesar TW$ 1 juta atau setara Rp 546 juta oleh otoritas setempat.

Seperti dilansir AFP, Selasa (24/3/2020), pria yang tidak disebut namanya ini seharusnya menjalani karantina wajib di rumah (self-quarantine) selama 14 hari usai pulang dari kawasan Asia Tenggara. Namun pada Minggu (22/3) malam, dia kedapatan sedang clubbing di Taipei saat polisi melakukan pemeriksaan rutin.

Otoritas Taipei menjatuhkan hukuman denda maksimum terhadap pria ini, karena aktivitas yang dilakukannya dianggap berbahaya.

"Orang-orang yang ketahuan pergi ke tempat-tempat dengan banyak orang dan tempat yang tidak memiliki ventilasi yang baik, akan dikirimkan ke fasilitas pencegahan wabah terpusat dan didenda TW$ 1 juta," tegas Wali Kota Taipei, Hou Yu-ih. "Saya tidak akan bersikap lunak," imbuhnya.

Taiwan disebut menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menangani pandemi virus Corona. Pemerintah Taiwan bergerak cepat dalam mengurangi kedatangan luar negeri dari area-area pusat penularan virus Corona dan menerbitkan panduan medis yang jelas kepada publik.

Pusat pengendalian wabah yang terpusat di Taiwan telah diaktifkan sebelum China memberlakukan lockdown terhadap kota Wuhan, yang menjadi lokasi awal terdeteksinya virus Corona. Meskipun terletak sangat dekat dengan China daratan yang menjadi asal wabah ini, Taiwan sejauh ini hanya melaporkan 195 kasus virus Corona dengan dua korban meninggal.

Kadinkes DKI Jelaskan Prosedur Pemakaman Jenazah Positif Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2