Kasus Corona di Afrika Selatan Bertambah Jadi 2 Orang

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 08 Mar 2020 01:31 WIB
Ilustrasi virus Corona
Ilustrasi virus corona (Foto: Dok. NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases)

Sementara, Presiden Cyril Ramaphosa mendesak warga Afrika Selatan untuk tidak panik. Pemerintah menurutnya akan serius menangani masalah tersebut.

"Yang penting di sini adalah untuk menghindari berita palsu. Kita harus bertanggung jawab karena kita berurusan dengan masalah yang dapat menyebabkan banyak kepanikan di masyarakat dan kami tidak ingin melakukan itu," kata Ramaphosa kepada wartawan, Sabtu (7/3).

Sebelumnya, kasus pertama terjadi pada seorang pria berusia 38 tahun. Pria itu terdeteksi positif virus corona di provinsi timur Kwa-Zulu Natal, Afrika Selatan. Virus Corona terdeteksi dua hari setelah kedatangan pria tersebut ke Afrika Selatan.

"Dua hari kemudian, pada 3 Maret, ia berkonsultasi dengan dokter umum swasta dengan demam, sakit kepala, sakit tenggorokan dan batuk. Dia telah dirawat di rumah sakit," kata Menteri Kesehatan Zweli Mkhize dalam sebuah pernyataan seperti di lansir AFP, Jumat (6/3/2020).


(eva/eva)