Round-Up

Pelukan Istri untuk Mahathir saat PM Baru Malaysia Muhyiddin Dilantik

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 06:17 WIB
Presiden Partai Pribumi Malaysia Bersatu Muhyiddin Yassin diangkat sebagai Perdana Menteri Malaysia. Ia gantikan Mahathir Mohamad yang sebelumnya undurkan diri.
Foto: Mahathir Mohamad (AP Photo)
Kuala Lumpur -

Mahathir Mohamad tak lagi menjabat Perdana Menteri Malaysia setelah Raja resmi mengangkat sumpah Mahyuddin Yassin. Mahathir mendapat dukungan dari orang terdekatnya.

Adalah sang istri, Siti Hasmah yang menguatkan Mahathir. Dia memberikan pelukan hangat kepada suaminya itu.

Dilansir media lokal Malaysia, Malaysiakini, Minggu (1/3/2020), momen emosional itu terlihat dari unggahan Mahathir di akun Facebook resminya. Mahathir dan istri, Siti Hasmah, saling menguatkan.

Dalam video berdurasi satu menit di akun Facebook resmi Mahathir, satu kalimat simpel disematkan . 'Terima kasih semua' disampaikan Mahathir.

Video itu memperlihatkan Siti Hasmah memeluk Mahathir. Siti Hasmah seperti tak mau melepaskan pelukannya.

Sejumlah orang di dalam ruangan tertawa melihat momen emosional itu. Terdengar sejumlah orang meminta Mahathir tidak 'malu'. Di akhir video, wajah Siti Hasmah tampak menahan haru.

Di hari yang sama, dalam sebuah konferensi pers, Mahathir mengucapkan kekecewaannya kepada Muhyiddin.

Mahathir Mohamad merasa dikhianati Muhyiddin Yassin. Pernyataan itu disampaikan Mahathir saat ditanya kekacauan politik saat ini.

"Saya merasa dikhianati, terutama oleh Muhyiddin. Dia telah bekerja cukup lama untuk hal ini dan kini dia berhasil," kata Mahathir dalam kkonferensi pers di Yayasan Albukhary pagi waktu Malaysia seperti dilansir Malaysiakini.

Yang di-Pertuan Agong telah mengumumkan Muhyiddin sebagai perdana menteri baru meski Mahathir mengklaim dia mendapat dukungan mayoritas dari parlemen Malaysia. Muhyiddin kemudian telah diambil sumpahnya pukul 10.30 waktu setempat.

Langkah membentuk pemerintahan lewat jalur belakang diyakini diprakarsai mantan wakil presiden PKR Azmin Ali dan Muhyiddin, bersama dengan UMNO dan PAS.

Manuver ini mendorong Mahathir mengundurkan diri sebagai perdana menteri meskipun ia kemudian diangkat kembali sebagai perdana menteri sementara.

Dia juga menanggapi pertanyaan wartawan apakah dia kesal dengan Azmin.

"Dia (Azmin) punya agenda tersendiri," kata Mahathir.

(gbr/azr)