Nyaris 3 Ribu Orang Positif Virus Corona di Korsel, 16 Orang Meninggal

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 09:27 WIB
Workers wearing protective gears spray disinfectant as a precaution against the coronavirus at a shopping street in Seoul, South Korea, Thursday, Feb. 27, 2020. The new illness persists in the worst-hit areas and spreads beyond borders. (AP Photo/Ahn Young-joon)
Para petugas menyemprotkan disinfektan di pertokoan yang ada di Seoul untuk mencegah penyebaran virus corona (AP Photo/Ahn Young-joon)

Sejak menaikkan level peringatan ke level 'merah' yang merupakan level tertinggi pada Minggu (23/2) lalu, otoritas kesehatan Korsel fokus pada upaya-upaya mengendalikan penyebaran virus corona di wilayah Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara.

Diketahui bahwa laju penyebaran virus corona di Korsel mulai memicu kewaspadaan setelah 18 Februari, saat seorang wanita berusia 61 tahun -- yang terkait sekte Gereja Shincheonji Yesus di Daegu -- dinyatakan positif virus corona. Wanita itu disebut sebagai super-spreader karena diyakini menulari puluhan pengikut sekte lainnya.

Para pakar memperkirakan jumlah kasus virus corona di Korsel masih akan mengalami lonjakan dalam beberapa hari ke depan. Sebabnya, otoritas kesehatan Korsel telah memulai pemeriksaan terhadap lebih dari 210 ribu anggota sekte Gereja Shincheonji Yesus di Daegu yang menjadi pusat penyebaran wabah ini.

Halaman

(nvc/mae)