Demonstran Ukraina Ngamuk Serang Bus Angkut Warga yang Dievakuasi dari Wuhan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 18:34 WIB
A protester, who planned to stop buses carrying passengers evacuated from the Chinese city of Wuhan, kindles a fire outside Novi Sarzhany, Ukraine, Thursday, Feb. 20, 2020. Several hundred residents in Ukraines Poltava region protested to stop officials from quarantining the evacuees in their village because they feared becoming infected. Demonstrators put up road blocks and burned tires, while Ukrainian media reported that there were clashes with police, and more than 10 people were detained. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Demonstran memblokir ruas jalanan menuju lokasi karantina warga Ukraina yang dipulangkan dari Wuhan, China karena virus corona (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Kiev -

Sebuah bus yang membawa warga Ukraina yang dievakuasi dari Wuhan, China, karena wabah virus corona diserang sekelompok demonstran. Sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka dalam insiden ini.

Seperti dilansir CNN, Jumat (21/2/2020), Kementerian Urusan Dalam Negeri Ukraina menyatakan sembilan polisi dan satu warga sipil mengalami luka-luka dalam serangan yang terjadi pada Kamis (20/2) waktu setempat.

Para demonstran memblokir ruas jalanan di kota Noviy Sanzhari, tepatnya di dekat fasilitas medis milik Garda Nasional Ukraina yang akan menjadi lokasi karantina warga Ukraina yang baru dipulangkan dari Wuhan, pusat wabah virus corona tersebut.

Kementerian Urusan Dalam Ukraina dalam pernyataannya menyebutkan, 'sejumlah warga yang agresif' melempari bus itu dengan batu. Satu orang berupaya menabrak polisi yang berjaga dengan sebuah mobil. Tindakan tegas akan diambil terhadap orang-orang yang anarkis itu.

"Orang-orang yang hari ini melemparkan bebatuan ke arah warga Ukraina yang dievakuasi dan ke arah aparat penegak hukum ... kami akan mengambil keputusan untuk hukuman mereka," tegas Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov.

Ditambahkan Avakov bahwa satu polisi di antaranya mengalami luka serius. Kepolisian Ukraina telah memulai dua penyelidikan kriminal terkait aksi anarkis tersebut.

Laporan Associated Press menyebut ada 45 warga Ukraina dan 27 warga negara asing dari beberapa negara lainnya yang dipulangkan dengan satu pesawat dari Wuhan. Otoritas setempat menyebut warga asing yang dipulangkan berasal dari Belarus, Kazakhstan, Argentina, Ekuador, Costa Rica, Republik Dominika, Panama dan beberapa negara lainnya.

Bentrokan terjadi saat polisi hendak membuka jalan yang diblokir oleh demonstran yang menolak warga Ukraina yang dievakuasi dari Wuhan karena virus coronaBentrokan terjadi saat polisi hendak membuka jalan yang diblokir oleh demonstran yang menolak warga Ukraina yang dievakuasi dari Wuhan karena virus corona Foto: AP Photo/Efrem Lukatsky

Simak juga video Jasad 11 Korban Pesawat Ditembak Iran Dipulangkan ke Ukraina:

Selanjutnya
Halaman
1 2