600 Penumpang Negatif Corona Diizinkan Turun dari Kapal Pesiar di Jepang

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 17:06 WIB
An unidentified passenger walks down after she disembarked from the quarantined Diamond Princess cruise ship Wednesday, Feb. 19, 2020, in Yokohama, near Tokyo. Passengers tested negative for COVID-19 started disembarking Wednesday. (AP Photo/Jae C. Hong)
Penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang negatif virus corona mulai diturunkan sejak Rabu (19/2) dan prosesnya masih berlanjut hingga Kamis (20/2) waktu setempat (AP Photo/Jae C. Hong)
Tokyo -

Proses penurunan penumpang kapal pesiar Diamond Princess masih berlangsung. Sekitar 600 penumpang asal Jepang dan beberapa negara lainnya diturunkan dari kapal pesiar ini pada Kamis (20/2) waktu setempat.

Ratusan penumpang lainnya, yang dinyatakan negatif virus corona dan tidak menunjukkan gejala-gejala, telah diturunkan dari kapal pada Rabu (19/2) waktu setempat.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (20/2/2020), seorang pejabat Kementerian Kesehatan Jepang menuturkan bahwa sekitar 500 penumpang diperbolehkan turun dari kapal pada Kamis (20/2) waktu setempat dan 100 penumpang lainnya akan meninggalkan Jepang dengan pesawat charter menuju negara masing-masing.

"Saya lega ... Saya ingin beristirahat dengan baik," tutur seorang penumpang asal Jepang yang berusia 77 tahun. Penumpang yang enggan menyebut namanya ini, menyatakan dirinya akan pulang ke kota asalnya dengan kereta api.

Beberapa penumpang yang turun dari kapal melanjutkan perjalanan pulang dengan bus-bus yang disediakan atau taksi-taksi yang siaga di pelabuhan. Kebanyakan dari penumpang tampak membawa koper mereka sendiri dan melambaikan tangan kepada para penumpang lain yang masih ada di dalam kapal pesiar itu.

Diketahui bahwa para penumpang lainnya yang pernah berbagi kamar atau melakukan kontak dekat dengan orang-orang yang positif virus corona, masih harus tinggal lebih lama di dalam kapal. Masa karantina mereka direset dan dihitung ulang sejak tanggal mereka melakukan kontak dengan orang yang positif terinfeksi itu.

Para awak juga masih harus menjalani pemantauan dan karantina tambahan di dalam kapal, yang baru akan dimulai setelah penumpang terakhir turun. Diketahui pekan ini tersisa 2.500 orang di dalam kapal itu. Total ada 3.711 orang dari berbagai negara, yang terdiri atas 2.666 penumpang dan 1.045 awak di kapal tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2