Dievakuasi dari Jepang, 14 WN AS Ketahuan Positif Corona Saat di Pesawat

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 15:24 WIB
An airplane chartered by the U.S. government takes off at Haneda airport in Tokyo with Americans tourists who were aboard the quarantined cruise ship the Diamond Princess docked at Yokohama, Monday, Feb. 17, 2020. The cruise ship was carrying nearly 3,500 passengers and crew members under quarantine until at least Feb. 19. (Sadayuki Goto/Kyodo News via AP)
Pesawat yang membawa 300 warga AS dan keluarganya yang dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess di Jepang, saat lepas landas dari Bandara Haneda (Sadayuki Goto/Kyodo News via AP)
Washington DC -

Sedikitnya 14 orang yang dinyatakan positif virus corona ikut dalam rombongan 300 warga negara Amerika Serikat (AS) yang dievakuasi dengan pesawat dari Jepang. Belasan orang itu dipisahkan dari penumpang lainnya dalam penerbangan menuju AS.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Senin (17/2/2020), hasil pemeriksaan dari 14 orang itu baru dirilis saat mereka telah turun dari kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang dan bersiap ikut penerbangan evakuasi ke AS. Mereka yang positif virus corona itu telah menjalani pemeriksaan sekitar 2-3 hari sebelumnya.

"Saat proses evakuasi, setelah para penumpang turun dari kapal dan memulai transportasi ke bandara, sejumlah pejabat AS menerima pemberitahuan bahwa 14 penumpang, yang telah diperiksa 2-3 hari sebelumnya, telah dinyatakan positif COVID-19 (nama resmi virus corona)," demikian seperti disampaikan dalam pernyataan gabungan Departemen Luar Negeri AS dan Dinas Kesehatan dan Kemanusiaan (HHS).

"Individu-individu ini dipindahkan dengan cara paling cepat dan aman ke sebuah area penanganan khusus di dalam pesawat evakuasi untuk mengisolasi mereka sesuai protokol standar," imbuh pernyataan tersebut.

Ditegaskan bahwa keputusan untuk tetap mengizinkan 14 orang yang positif virus corona itu untuk ikut penerbangan evakuasi ke AS, diambil setelah Departemen Luar Negeri AS berkonsultasi dengan para pejabat HHS, termasuk para pakar dari Kantor Kesiapsiagaan dan Cepat Tanggap. Otoritas AS sebelumnya melarang orang-orang yang menunjukkan gejala-gejala orang-orang yang positif virus corona untuk ikut penerbangan evakuasi ini.

Simak Video "Wantimpres Panggil WHO soal Corona: Indonesia Siaga Darurat"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2