Bertambah Lagi, Warga AS yang Dievakuasi dari China Positif Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 16:17 WIB
FILE - This Feb. 2, 2020, file photo provided by the Department of Defense shows empty lodging facilities at Joint Base San Antonio-Lackland, Texas. The Department of Defense says it is providing temporary lodging support for up to 1,000 passengers being evacuated from China to the U.S. in response to the coronavirus outbreak there. The virus outbreak that began in China and has spread to more than 20 countries is stretching already-strained public health systems in Asia and beyond, raising questions over whether everyone can get equal access to treatment.  (Todd Holly/U.S. Air Force via AP, File)
Ilustrasi -- Pangkalan Udara San Antonio di Texas yang menjadi lokasi karantina orang-orang yang dievakuasi AS dari China di tengah wabah virus corona (Todd Holly/U.S. Air Force via AP, File)
Texas -

Otoritas Amerika Serikat (AS) mengumumkan satu kasus baru virus corona yang terdeteksi dari rombongan warga yang dievakuasi dari China baru-baru ini. Pasien yang positif virus corona ini sebelumnya dikarantina di sebuah pangkalan militer di Texas.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (14/2/2020), dengan adanya satu kasus baru ini, berarti sudah 15 kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayah AS. Pasien virus corona di Texas ini menjadi kasus ketiga yang muncul dari orang-orang yang dievakuasi oleh AS dari China, khususnya kota Wuhan yang menjadi asal virus corona.

Tidak disebut identitas pasien yang positif virus corona di Texas ini. Hanya disebutkan bahwa dia diterbangkan dari China ke Pangkalan Udara Lackland di San Antonio, Texas, pekan lalu.

Saat ini, dia dirawat dalam karantina di sebuah rumah sakit setempat dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Pasien ini dinyatakan positif virus corona setelah menjalani pemeriksaan laboratorium pada Rabu (12/2) malam waktu setempat. Dia menjadi pasien virus corona pertama di negara bagian Texas.

"Mungkin akan ada kasus tambahan yang kami identifikasi. Saya ingin mempersiapkan Anda untuk itu," tutur Dr Jennifer McQuiston selaku Wakil Direktur Divisi Patogen dan Patologi Konsekuensi Tinggi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Dua kasus virus corona lainnya ditemukan pada orang-orang yang dikarantina di Pangkalan Udara Korps Marinir Miramar di San Diego, California Selatan, usai dievakuasi dari China beberapa waktu lalu. Ada sekitar 200 orang yang dikarantina di pangkalan udara itu hingga semuanya dinyatakan negatif virus corona.

Video "6 Petugas Medis di China Tewas Akibat Virus Corona"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2