Pasukan Militer Mesir Bunuh 17 Gerilyawan di Sinai Utara

Indra Komara - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 01:00 WIB
Ilustrasi perang suriah
Ilustrasi perang. (Foto: Ilustrasi: Luthfy Syahban)
Cairo -

Pasukan militer Mesir telah menewaskan 17 gerilyawan dalam baku tembak di Sinai Utara. Pasukan keamanan Mesir sedang memerangi pemberontakan yang telah berlangsung lama di semenanjung Sinai, yang dipelopori oleh ISIS.

Seperti dikutip AFP, Selasa (11/2/2020), Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan baku tembak meletus ketika pasukan keamanan menggerebek tempat persembunyian di ibukota provinsi El-Arish, Sinai Utara. Mereka menemukan unsur-unsur teroris yang merencanakan 'operasi penyerangan' dan memiliki senjata serta bahan peledak. Namun, tanggal serangan itu tidak ditentukan.



Mesir selama bertahun-tahun telah memerangi pemberontakan yang meningkat setelah 2013 militer penggulingan Presiden Islamis Mohamed Morsi. Puluhan polisi dan tentara tewas dalam serangan-serangan militan.

Tentara mengatakan bahwa pada hari Minggu (9/2) tujuh tentara terbunuh atau terluka dan 10 militan tewas setelah serangan terhadap sebuah pos tentara Sinai Utara. Afiliasi lokal dari kelompok ISIS kemudian mengaku bertanggung jawab.

Awal bulan ini, kelompok itu mengatakan telah meledakkan pipa gas di Semenanjung Sinai yang diklaim terhubung ke Israel. Sumber keamanan, mengatakan pipa yang ditargetkan adalah saluran domestik.



Mesir melancarkan operasi nasional terhadap gerilyawan pada Februari 2018, terutama berfokus pada Sinai Utara. Sejak itu, menurut angka militer, lebih dari 840 tersangka militan tewas di wilayah itu, bersama dengan lebih dari 60 personel keamanan.

(idn/rfs)