Total 130 Orang Positif Corona di Kapal Pesiar yang Dikarantina Jepang

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 14:09 WIB
The quarantined cruise ship Diamond Princess is anchored in the Yokohama Port Sunday, Feb. 9, 2020. Japan on Saturday reported three more cases of the coronavirus aboard the Diamond Princess for a total of 64 . There are 3,700 passengers and crew on the Diamond Princess who must remain on board for 14 days. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Kapal pesiar Diamond Princess masih akan dikarantina hingga 19 Februari mendatang di Yokohama, Jepang (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Tokyo -

Ada 60 orang lainnya yang dinyatakan positif virus corona di dalam kapal pesiar Diamond Princess yang masih dikarantina di Jepang. Sejauh ini total sudah 130 orang yang terinfeksi virus corona di dalam kapal pesiar tersebut.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (10/2/2020), bertambahnya jumlah kasus virus corona di kapal pesiar Diamond Princess ini dilaporkan oleh televisi lokal, TBS TV dan beberapa media lokal Jepang lainnya, termasuk Kyodo News. Kementerian Kesehatan Jepang belum memberikan komentar atas laporan itu.

Kapal pesiar yang membawa 3.711 orang, yang terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.045 awak, ini telah dikarantina di Pelabuhan Yokohama sejak 3 Februari lalu. Otoritas Jepang menempatkan kapal pesiar itu dalam karantina selama 14 hari, yakni hingga 19 Februari mendatang.

Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) memastikan ada 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai awak kapal pesiar itu. Akhir pekan kemarin, Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, menyatakan para WNI itu tetap tenang dan tidak panik selama masa karantina.

Judha juga menyatakan mengatakan sejauh ini, tidak ada WNI yang terinfeksi virus corona di kapal pesiar itu.

Dengan sejauh ini total 130 orang positif virus corona dan telah dibawa ke rumah sakit setempat, maka sekitar 3.600 orang lainnya -- yang kebanyakan warga lanjut usia -- masih berada di dalam kapal pesiar tersebut hingga Minggu (9/2) waktu setempat.

Perangi Virus Corona, WHO Kirim Tim Kesehatan ke China:

Selanjutnya
Halaman
1 2