Virus Corona Mewabah, Toko di Jepang Larang Turis China Masuk

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 12:40 WIB
Toko di Jepang yang larang turis China di tengah wabah virus corona (Weibo)
Tokyo -

Sebuah toko di kota Hakone, Jepang, menuai kecaman karena melarang turis China masuk. Larangan itu ditulis dalam bahasa Mandarin dan dipasang di bagian depan toko di tengah menyebarnya wabah virus corona baru.

Seperti dilansir The Straits Times dan The Star, Jumat (24/1/2020), sang pemilik toko di kota kolam air panas yang terkenal di distrik Yumoto, Kanagawa itu menuturkan kepada wartawan setempat bahwa dirinya memasang papan larangan itu sejak 17 Januari lalu, atau sehari setelah pemerintah Jepang mengumumkan kasus pertama virus corona baru, atau yang disebut sebagai 2019-nCoV, di Kanagawa.

"Turis-turis China yang berperilaku buruk telah membuat masalah di toko saya," ucap pemilik toko itu, yang tidak disebut namanya, seperti dikutip situs berita lokal, Asahi Shimbun.

"Saya ingin melindungi diri saya dari virus corona. Saya tidak ingin turis-turis China masuk," tegasnya.

Kalimat dengan bahasa Mandarin pada papan larangan itu tidak jelas dan salah secara tata bahasa. Kalimat pertama pada papan larangan itu berbunyi: "Tidak ada warga China diperbolehkan di dalam toko."

Terdapat kata-kata kasar yang berbunyi seperti 'kelompok etnis absurd' dan 'membuat orang merasa jengkel'. Papan larangan itu juga tampaknya meminta warga China tidak datang ke Hakone dan wilayah Jepang lainnya di tengah menyebarnya wabah virus corona baru.

Simak Video "WHO: Virus Corona Belum Jadi Darurat Kesehatan Global"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2