Sidang Pemakzulan Akan Digelar, Trump Malah Terbang ke Swiss

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 14:52 WIB
Trump saat masuk ke pesawat kepresidenan AS, Air Force One, untuk terbang ke Davos, Swiss pada Senin (20/1) waktu setempat (AP Photo/ Evan Vucci)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbang ke Swiss menjelang digelarnya sidang pemakzulan terhadap dirinya di Senat. Trump harus menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, yang dihadiri pemimpin puluhan negara serta para pengusaha dunia.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (21/1/2020), Trump diperkirakan tidak bisa akan menonton sidang pemakzulan dirinya via televisi di Gedung Putih, seperti yang selalu dilakukannya jika ada peristiwa penting berlangsung di Kongres AS.

Diketahui bahwa sidang pemakzulan Trump akan digelar pada Selasa (21/1) pukul 13.00 waktu AS atau pada Rabu (22/1) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Trump telah terbang dari Washington DC menuju Davos pada Senin (20/1) malam waktu AS.


Trump dijadwalkan akan tiba di Davos pada Selasa (21/1) pagi waktu setempat dan menjalani agenda-agenda penting selama dua hari, sebelum kembali ke AS pada Rabu (22/1) waktu setempat.

Kehadiran Trump dalam WEF yang merupakan forum tahunan ini akan menguji kemampuannya untuk menyeimbangkan kemarahan atas pemakzulan dirinya dengan keinginan untuk memproyeksikan kepemimpinan di panggung dunia.

Ditegaskan Gedung Putih bahwa Trump tetap fokus dalam melayani publik. "Pekerjaan presiden tidak berhenti hanya karena pemakzulan palsu," tegas Sekretaris Pers Gedung Putih, Stephanie Grisham, dalam pernyataannya.


Dalam pernyataan di Texas pada Minggu (19/1) waktu setempat, Trump menyatakan akan tetap pergi ke Davos meskipun waktu dan situasinya kurang tepat. Dia beralasan ingin mendorong pengusaha-pengusaha dunia berinvestasi di AS. Selama di Davos, Trump akan memberikan pidato dan bertemu para pemimpin dunia dan para CEO dari berbagai negara.

Sidang pemakzulan Trump nantinya akan diawali dengan perdebatan soal aturan yang akan berlaku sepanjang persidangan. Ketua Mahkamah Agung AS, John Roberts, akan memimpin dan memantau jalannya perdebatan. Para Senator AS -- yang kebanyakan berasal dari Partai Republik -- akan hadir dan bertindak sebagai juri dalam persidangan ini.



Simak Juga Video "Trump Jadikan Kematian Soleimani Bahan Kampanye di Pilpres 2020"

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/hri)