Diduga Jadi Mata-Mata Iran, Penerjemah Tentara Jerman Diadili

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 04:45 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Koblenz - Seorang penerjemah bahasa Jerman-Afghanistan untuk tentara Jerman diadili atas tuduhan pengkhianatan. Dia dituduh memata-matai Iran dengan imbalan uang.

Dilansir AFP, Selasa (21/1/2020), Abdul S (51) dihadirkan di Pengadilan Tinggi Koblenz di Jerman Barat. Dia dituduh dengan kasus pengkhianatan yang sangat serius dan melanggar rahasia negara dalam 18 kasus.



Dia ditangkap pada Januari 2019, dia dilaporkan setelah tim mendapatkan informasi dari luar negeri dan kemudian otoritas setempat menangkapnya.

Istri Abdul, Asie S (40) yang berkebangsaan Jerman-Afghanistan muncul bersamanya di dermaga. Pada Desember 2018 Jaksa menuduh bahwa Asie membantu dan bersekongkol untuk melakukan pengkhianatan.

Dia dituduh membantu suaminya "Dengan hal-hal kecil dalam organisasi," ujar Jaksa Ullrich Schultheis mengatakan di kantor berita DPA.



Selanjutnya
Halaman
1 2