Boeing Temukan Masalah Baru pada Software 737 MAX

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 16:55 WIB
Seorang pekerja sedang memeriksa pesawat Boeing 737 MAX yang di-grounded (AP Photo/Elaine Thompson, File)
Washington DC - Boeing mengakui menemukan masalah baru pada software atau perangkat lunak yang ada pada pesawat jenis 737 MAX yang masih di-grounded secara global. Boeing berharap bisa menyelesaikan masalah ini segera sehingga tidak semakin menunda rencana kembali mengudaranya 737 MAX.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Sabtu (18/1/2020), keberadaan cacat atau masalah baru pada software 737 MAX ini diungkapkan pihak Boeing dalam pernyataan yang dirilis Jumat (17/1) waktu setempat. Boeing menyatakan pihaknya telah memberitahu Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (AS) atau FAA soal masalah ini.

"Kami melakukan pembaruan yang diperlukan dan bekerja dengan FAA terkait pengajuan perubahan ini dan terus memberikan informasi kepada konsumen dan pemasok kami," demikian pernyataan Boeing.

"Prioritas tertinggi kami adalah memastikan 737 MAX aman dan memenuhi seluruh persyaratan regulator penerbangan sebelum pesawat itu kembali ke layanan," imbuh pernyataan itu.


Pernyataan Boeing tidak menjelaskan lebih lanjut soal persoalan baru tersebut. Namun menurut sumber yang memahami persoalan ini, masalah baru ini membuat software bawaan mengalami malfungsi saat proses startup.

Disebutkan sumber tersebut bahwa masalah terjadi pada software yang memverifikasi apakah monitor yang melacak sistem-sistem utama pada pesawat, telah berfungsi dengan baik. Pemeriksaan monitor biasanya dilakukan secara otomatis saat pesawat atau sistemnya dinyalakan. Namun dalam pemeriksaan terbaru, salah satu monitor tidak menyala dengan benar.



Mulai Januari 2020, Boeing Hentikan Sementara Produksi 737 MAX:


Selanjutnya
Halaman
1 2