63 Warga Jadi Korban Pesawat Jatuh, PM Kanada: Iran Harus Tanggung Jawab!

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 12 Jan 2020 05:19 WIB
Foto: Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau (Adrian Wyld/The Canadian Press via AP)


Menurut perhitungan Ottawa, 57 warga Kanada, banyak dari mereka berkewarganegaraan ganda Iran, berada di dalam penerbangan Ukraine International Airlines ketika jatuh 8 Januari tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran.


"Saya, tentu saja, marah dan geram bahwa keluarga-keluarga di seluruh negeri ini berduka atas kehilangan orang-orang yang mereka cintai, bahwa komunitas Iran Kanada sangat menderita, sehingga semua orang Kanada terkejut dan terkejut dengan hilangnya nyawa yang tidak masuk akal," kata Trudeau.

"Ya, saya sangat marah bahwa ada keluarga Kanada yang kehilangan orang tua, anak-anak, pasangan mereka dan ini merupakan tragedi besar bagi seluruh negara dan bukan hanya untuk komunitas Iran," imbuhnya.

Setelah berhari-hari tertunda dan di tengah tekanan internasional yang meningkat, Pengawal Revolusi Iran mengakui pesawat itu keliru sebagai rudal jelajah dan ditembak jatuh dengan rudal jarak pendek.


Rouhani mengatakan itu adalah "kesalahan tak termaafkan" yang dihasilkan dari "kesalahan manusia".

Insiden itu terjadi hanya beberapa jam setelah Iran meluncurkan gelombang rudal di pangkalan yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak dalam menanggapi pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak (drone) AS.
Halaman

(jbr/ibh)