Round-Up

Geger Pengakuan Iran Tembak Pesawat Sipil Ukraina

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2020 20:39 WIB
Puing-puing pesawat maskapai Ukraina yang ditembak jatuh Iran (Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Kiev - Iran membuat pengakuan menggegerkan terkait jatuhnya pesawat maskapai Ukraina. Otoritas Iran mengakui tak sengaja menembak pesawat sipil yang membawa 176 penumpang dan awak tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Angkatan Bersenjata Iran setelah berhari-hari membantah tuduhan negara-negara Barat yang menyebut pesawat maskapai Ukraine International Airlines itu dijatuhkan oleh rudal Iran.

Dalam pengakuannya, Angkatan Bersenjata Iran menjelaskan penembakan itu dikarenakan kesalahan manusia atau human error lantaran pesawat penumpang tersebut terbang di dekat pusat militer sensitif Garda Revolusi.


Pesawat itu pun ditembak jatuh karena dikira sebagai target musuh. Disebutkan bahwa saat itu, militer Iran dalam "kesiapan level tertinggi" di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS.

"Dalam kondisi seperti itu, dikarenakan kesalahan manusia dan dalam cara yang tak disengaja, penerbangan itu ditembak," demikian statemen militer Iran yang disertai permintaan maaf atas musibah itu dan menyatakan akan memperbaiki sistemnya untuk mencegah terulangnya kesalahan serupa di masa mendatang.

Komandan dirgantara Garda Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh kemudian menyatakan bahwa operator rudal terpaksa menembakkan rudal itu secara independen karena adanya gangguan komunikasi. Personel militer yang menjadi operator rudal itu keliru mengira pesawat milik maskapai Ukraina sebagai "rudal jelajah" dan dia hanya punya waktu sepuluh detik untuk memutuskan apakah akan menembakkan rudal atau tidak.

Atas tragedi itu, militer Iran pun memastikan bahwa para personelnya yang bertanggung jawab atas tragedi itu akan diadili. Para pelaku, kata militer Iran, akan segera dibawa ke pengadilan militer.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3