Bolivia Perintahkan Tangkap Eks Presiden Morales Terkait Terorisme

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 04:14 WIB
Evo Morales (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
Sucre - Jaksa Agung Bolivia memerintahkan penangkapan presiden Evo Morales terkait tuduhan hasutan dan terorisme. Jaksa Penuntut Umum di La Paz menandatangani surat perintah bagi polisi untuk menahan Morales dan membawanya ke kantor jaksa agung.

Seperti dilansir AFP, Kamis (19/12/2019), Morales melarikan diri dari Bolivia ke Argentina bulan lalu setelah kerusuhan sipil meletus menyusul pemilihan ulangnya yang kontroversial. Pemilihan yang digelar pada 20 Oktober itu secara luas dikecam sebagai kecurangan.

Morales mengecam perintah penangkapan itu. Dia menyebut perintah tersebut "ilegal, tidak adil dan tidak konstitusional" cuit Morales di akun Twitter-nya.

"Saya tidak khawatir, selama saya hidup saya akan melanjutkan dengan kekuatan yang lebih besar dalam perjuangan politik dan ideologis untuk Bolivia yang bebas dan berdaulat," katanya.


Morales berharap negara di Amerika Selatan menerima suaka terlebih dahulu di Meksiko dan kemudian Argentina, tempat ia tiba minggu lalu.

Jajak pendapat Oktober dibatalkan setelah audit Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) yang menemukan bukti nyata kecurangan suara.

Wakil ketua senat sayap kanan Jeanine Anez mengambil alih posisi presiden sementara. Dia berjanji untuk mengadakan pemilihan baru awal tahun depan, meskipun belum ada tanggal yang ditentukan. Pemerintah sementara telah melarang Morales ikut dalam pemilihan itu.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2