Musim Dingin Moskow Tak Bersalju, Putin Cemas Bahaya Pemanasan Global

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Selasa, 24 Des 2019 05:40 WIB
Foto: DW (News)

Putin mengatakan, perubahan iklim khususnya di wilayah Rusia yang memiliki banyak lapisan es tebal perlu diwaspadai. Menurutnya hal, itu memiliki konsekuensi yang begitu besar.

"Bisa ada konsekuensi yang sangat besar jika mencair," ujar Putin mengingatkan.

Musim Dingin Moskow Tak Bersalju, Putin Cemas Bahaya Pemanasan GlobalFoto: DW (News)


Hal unik lainnya nampak di kebun raya Universitas Negeri Moskow. (Tumbuhan) Rhododendron saat ini telah muncul tetesan salju, dan tanaman crocus juga sudah mulai tumbuh. Pengunjung pun mengaku senang dengan kondisi iklim seperti ini.

"Saya suka cuaca ini, ini musim dingin Eropa yang normal," kata seorang pengunjung, pensiunan Svetlana Zolotukhina.


Masih soal cuaca unik di Moskow, menurut kantor Meteorologi Rusia, Rosgidromet, Moskow, dengan populasi 12 juta, Moskow mengalami tahun terpanas pada tahun ini sejak pencatatan dimulai satu setengah abad yang lalu. Tetapi dia mengaku tetap berhati-hati soal kemungkinan perbaikan perubahan iklim, dengan mengatakan suhu hangat saat ini dapat disebabkan oleh topan yang datang dari Atlantik.

Musim panas ini, wilayah luas Siberia hancur akibat kebakaran hutan, yang oleh para ahli terkait langsung dengan efek perubahan iklim. Namun demikian, di satu resor ski Moskow, di mana 20 piste harus ditutup karena suhunya terlalu hangat bahkan untuk salju buatan.

Halaman

(jef/aud)