8 Orang Tewas-Ratusan Dilarikan ke RS Usai Minum Coconut Wine di Filipina

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 23 Des 2019 13:34 WIB
Foto: Korban yang dilarikan ke RS usai minum anggur kelapa di Filipina (AFP)
Manila - Delapan orang tewas dan ratusan orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit usai meminum anggur kelapa atau coconut wine di Filipina. Minuman itu diyakini mengandung metanol tingkat tinggi.

Dilansir dari AFP, Senin (23/12/2019), para korban itu merupakan orang-orang yang menghadiri pertemuan selama akhir pekan di kota Rizal, tenggara Manila. Mereka mengeluh sakit perut setelah minum anggur yang dikenal secara lokal sebagai lambanog.



Juru bicara Rumah Sakit Umum Filipina, Jose Jonas Del Rosario, mengatakan ada 9 orang dalam kondisi kritis. Dia mengatakan dokter yang sudah mengambil cuti juga harus masuk untuk menangani para para pasien.

"Kami meminta banyak dokter kami pada liburan cuti untuk melapor bekerja hanya untuk merawat para pasien," kata Rosario.

Secara total, ada 300 orang yang dibawa ke rumah sakit. Semua diduga meminum anggur yang sama dengan yang dibeli di daerah itu.



Pemerintah setempat telah memberlakukan larangan langsung pada penjualan minuman yang sangat diminati selama liburan Natal. Sebagian besar anggur kelapa di pasaran diproduksi oleh penduduk setempat dalam produksi halaman belakang. Pemerintah sebelumnya telah memperingatkan agar tidak menjual minuman beralkohol yang tidak terdaftar.

Del Rosario mengatakan salah satu produk sampingan dari fermentasi anggur kelapa adalah metanol yang dapat menyebabkan kebutaan dan kematian. Beberapa produsen menyimpan metanol karena itu berarti volume lebih besar dan lebih banyak keuntungan. Tahun lalu, lebih dari 10 orang meninggal karena minum anggur kelapa yang sampelnya ditemukan oleh regulator pemerintah memiliki kandungan metanol tinggi. (haf/imk)