Komisi DPR AS Setujui 2 Dakwaan Pemakzulan Trump untuk Vote

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 01:43 WIB
Foto: Donald Trump (AP Photo/Matt Rourke)
Foto: Donald Trump (AP Photo/Matt Rourke)
Washington - Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) mengambil langkah serius dengan menyetujui dua dakwaan terhadap Presiden Donald Trump untuk membawanya ke pemungutan suara oleh Dewan. Trump sebelumnya dituduh menyalahgunakan kekuasaannya dan menghalangi Kongres.

Dikutip dari CNN dan AFP, Sabtu (14/12/2019), Demokrat dan Republikan di Komite Kehakiman DPR pada Jumat (13/12) melakukan pemungutan suara yang ketat, 23 berbanding 17.

"Hari ini adalah hari yang sungguh-sungguh menyedihkan," kata ketua komite Jerry Nadler setelah voting dengan kecepatan mengejutkan menyusul perdebatan 14 jam di hari sebelumnya.


Pemungutan suara bersejarah ini menyetujui dua pasal yang menuduh presiden menyelewengkan kekuasaannya dan menghalang-halangi kongres terkait tekanan kepada Ukraina untuk melancarkan investigasi ke Demokrat dan penolakan untuk bekerja sama di segala aspek penyidikan.

Pasal pemakzulan tersebut kini akan dipertimbangkan oleh Dewan yang diperkirakan akan melakukan pemungutan suara untuk memakzulkan Trump minggu depan.

"DPR akan bertindak cepat," kata Nadler dalam sambutan singkatnya.


Langkah ini akan memicu sidang Trump di Senat. Mayoritas Republikan diperkirakan akan melindungi presiden mereka.

Trump yang menolak proses pemakzulan sebagai 'perburuan penyihir' berusaha menunjukkan dia tengah bekerja keras selama proses pemungutan suara berlangsung dengan men-tweet perjanjian perdagangan dengan China yang dicapai.

Selanjutnya
Halaman
1 2