Nyaris 100 Warga Rohingya Diadili karena Coba Kabur dari Rakhine

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 14:33 WIB
Ilustrasi -- Pengungsi Rohingya (Reuters)
Ilustrasi -- Pengungsi Rohingya (Reuters)
Naypyitaw - Nyaris 100 warga Rohingya disidang di pengadilan Myanmar setelah ditangkap karena berupaya kabur dari persekusi di Rakhine. Mereka terancam hukuman dua tahun penjara.

Seperti dilansir AFP, Kamis (12/12/2019), warga Rohingya yang diadili itu dibawa dengan sebuah van polisi ke sebuah pengadilan di kota Pathein, Myanmar, pada Rabu (11/12) waktu setempat. Raut wajah khawatir terlihat dari mereka.

Disebutkan pengacara yang mewakili warga Rohingya itu bahwa tindak kejahatan klien-kliennya adalah meninggalkan kota asal mereka, tanpa mendapat izin dari otoritas setempat. Diketahui bahwa warga Rohingya yang tinggal di wilayah Rakhine mendapat pembatasan ketat dengan minim akses kepada layanan kesehatan, pendidikan hingga mata pencaharian. Amnesty International menyebut kondisi itu sebagai 'apartheid'.


Selama bertahun-tahun, warga Rohingya nekat mempertaruhkan segalanya dengan menumpang kapal, kereta dan bus dalam upaya untuk kabur dari Rakhine.

Dituturkan pengacara Thazin Myat Myat Win kepada AFP bahwa 95 warga Rohingya, termasuk 25 anak-anak, didakwa membayar beberapa ratus dolar demi kesempatan hidup lebih baik.

"Beberapa dari mereka bahkan menjual tenaga mereka di depan (untuk membayar biaya makelar)," sebut Thazin.
Selanjutnya
Halaman
1 2