PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Ditahan Saat Demo Memprotes Kenaikan BBM di Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 18:35 WIB
Sebuah pom bensin di Teheran rusak parah usai diserang dan dibakar demonstran (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Sebuah pom bensin di Teheran rusak parah usai diserang dan dibakar demonstran (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Jenewa - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut sedikitnya 7 ribu orang 'dilaporkan' ditangkap di Iran sejak unjuk rasa memprotes kenaikan BBM pecah bulan lalu. PBB menyerukan agar para demonstran yang ditahan secara sewenang-wenang itu segera dibebaskan.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (7/12/2019), kantor HAM PBB dalam pernyataannya mengakui pihaknya mendapatkan 'rekaman video terverifikasi' yang menunjukkan pasukan keamanan Iran menembaki para demonstran, dengan niat untuk membunuh.


Ditambahkan kantor HAM PBB bahwa pihaknya memiliki 'informasi yang menunjukkan sedikitnya 208 orang tewas' dalam unjuk rasa di Iran. Angka tersebut mendukung laporan yang sebelumnya disampaikan oleh Amnesty International.

"Ada juga laporan, yang belum berhasil diverifikasi oleh Kantor HAM PBB sejauh ini, yang menunjukkan bahwa jumlah korban tewas mencapai dua kali lipat dari itu," demikian pernyataan kantor HAM PBB.

Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Michelle Bachelet, menyatakan bahwa video yang didapatkan kantornya menunjukkan bagaimana 'tindak kekerasan parah dilakukan terhadap para demonstran'.

"Kami juga menerima rekaman yang tampaknya menunjukkan pasukan keamanan menembaki para demonstran yang tidak bersenjata dari belakang saat mereka melarikan diri, dan menembaki demonstran lainnya di wajah dan organ vital -- dengan kata lain menembak untuk membunuh," sebut Bachelet.
Selanjutnya
Halaman
1 2