Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Perbatasan Gaza

Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Perbatasan Gaza

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 30 Nov 2019 17:06 WIB
Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Perbatasan Gaza
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Gaza City - Tentara Israel menembak mati seorang remaja Palestina di dekat perbatasan Gaza. Penembakan terjadi saat gerombolan pemuda Palestina mendekati pagar perbatasan meskipun unjuk rasa rutin setiap Jumat dibatalkan.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (30/11/2019), Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa satu remaja Palestina yang tewas itu bernama Fahd al-Astal (16). Dilaporkan bahwa remaja itu terkena tembakan di bagian perut.

Penembakan oleh tentara Israel terjadi di wilayah Khan Yunis bagian timur di Gaza sebelah selatan, pada Jumat (29/11) waktu setempat. Empat warga Palestina lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Unjuk rasa di perbatasan Gaza dan Israel yang digelar rutin setiap Jumat, resmi dibatalkan pada Jumat (29/11) waktu setempat. Namun menurut warga Gaza, sejumlah kecil warga Palestina yang kebanyakan anak muda tetap mendekati pagar perbatasan.

Terkait laporan kematian seorang remaja Palestina ini, militer Israel menyatakan masih mengeceknya. "Kami tengah memeriksa informasi soal kematian seorang warga Palestina," ucap seorang juru bicara militer Israel kepada AFP.

"Dalam beberapa jam, belasan demonstran berkumpul di dekat pembatas keamanan di Jalur Gaza," imbuh juru bicara tersebut.

"Sejumlah upaya untuk mendekati pembatas dan upaya sabotase dilakukan dan beberapa peledak dilemparkan ke pembatas. Pasukan Israel menggunakan metode pembubaran kerusuhan dan peluru tajam," sebutnya.

Sedikitnya 348 warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel di Gaza sejak unjuk rasa rutin digelar sejak Maret 2018 lalu. Lebih dari separuh jumlah itu tewas dalam unjuk rasa. Sisanya tewas akibat serangan udara atau terkena tembakan tank.


Unjuk rasa yang digelar rutin di perbatasan Gaza dan Israel itu bertujuan menuntut Israel untuk mencabut blokade atas Gaza dan agar warga Palestina diizinkan kembali ke wilayah asal mereka yang kini diduduki Israel.

Pihak Israel menuduh Hamas yang menguasai Gaza sebagai pihak yang merencanakan unjuk rasa dan memanfaatkannya sebagai kedok untuk menutupi serangan-serangan yang dilakukannya. Israel dan Hamas sudah tiga kali berkonflik sejak tahun 2008 lalu.




Simak juga video 2 Polisi Tewas dalam Ledakan Pos Pemeriksaan di Jalur Gaza:

[Gambas:Video 20detik]



Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads